KBRT - Warga Desa Kedunglurah mengeluhkan padamnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di ruas jalan nasional yang melintasi wilayah mereka. Kondisi gelap tersebut telah berlangsung sekitar 10 hari, sejak pertengahan Januari 2025, dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur utama dengan intensitas lalu lintas cukup tinggi. Minimnya penerangan membuat jarak pandang pengendara menurun drastis, terlebih saat malam.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena lokasi jalan berada di sekitar area makam desa. Selain mengganggu kenyamanan warga sekitar, kondisi gelap juga berdampak pada rasa aman para peziarah yang melintas di malam hari.
Dara Elmian, warga Desa Kedunglurah, menyebutkan bahwa padamnya lampu jalan membuat lingkungan sekitar terasa rawan dan berisiko.
“Lampu penerangan jalan di wilayah kami sudah padam sekitar 10 hari. Akibatnya kondisi jalan menjadi sangat gelap, apalagi lokasinya berada di sekitar area makam desa, sehingga warga dan peziarah yang melintas pada malam hari merasa kurang nyaman dan tidak aman,” ujarnya.
Selain faktor keamanan, ketiadaan penerangan juga meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas. Pejalan kaki dan pengguna sepeda ontel kerap sulit terlihat dari kejauhan. Kondisi ini diperparah dengan masih adanya kendaraan bermotor yang lampu belakangnya redup bahkan mati.
“Saat malam hari, pejalan kaki maupun pengguna sepeda ontel sering kali tidak terlihat dari jarak jauh. Padahal jalan ini lebar dan lurus, banyak pengendara melaju kencang, sehingga risikonya sangat besar,” lanjut Dara Elmian.
Warga menyebut, kecelakaan lalu lintas di sekitar lokasi tersebut sudah beberapa kali terjadi. Hal ini membuat masyarakat semakin mendesak agar perbaikan LPJU segera dilakukan.
“Di sekitar lokasi ini sudah beberapa kali terjadi kecelakaan. Kami mewakili warga sekitar desa kedunglurah khususnya warga lingkungan berharap pihak terkait segera memperbaiki lampu jalan, demi keselamatan warga dan seluruh pengguna jalan yang melintas,” tegasnya.
Sebagai jalan nasional, warga berharap instansi berwenang segera turun tangan agar keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali terjamin.
Kabar Trenggalek - Mata Rakyat
Editor: Zamz













