Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Berburu Tukar Uang Baru, Segini Nominal "Sangu" Lebaran untuk Keponakan di Trenggalek

Warga Trenggalek mulai menukar uang baru lewat layanan Bank Indonesia untuk persiapan sangu Lebaran bagi keponakan dan anak-anak.

Poin Penting

  • Warga Trenggalek menukar uang baru hingga Rp5 jutaan untuk tradisi sangu Lebaran.
  • Penukaran dilakukan melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia dengan sistem kuota.
  • Nominal uang untuk anak-anak bervariasi, mulai Rp10 ribu hingga Rp50 ribu.

TRENGGALEK - Menjelang Lebaran, tradisi berbagi “sangu” kepada anak-anak kembali ramai dibicarakan warga di Kabupaten Trenggalek. Demi mendapatkan uang baru yang rapi, sebagian warga bahkan rela mendaftar lebih dulu melalui layanan penukaran uang dari Bank Indonesia.

Salah satunya dilakukan Lutfi, warga Trenggalek. Ia mengaku menukar uang baru senilai Rp5,3 juta untuk dibagikan kepada keponakan saat Hari Raya.

“Awalnya itu saya lewat mendaftar melalui aplikasi pintar, kemudian keluar nanti ada otomatis ada waktunya nanti milih masuk penukaran uang, nanti pilih provinsi, kaya gitu, nanti kuota kita,” ujarnya.

Menurut Lutfi, penukaran uang tersebut memang disiapkan khusus untuk kebutuhan Lebaran, terutama untuk tradisi memberi uang kepada anak-anak di keluarga.

“Hari ini saya menukar 1 paket dengan nominal 5,3 juta. Ya untuk persiapan lebaran karena tradisi, untuk uang sangu keponakan,” katanya.

Besaran uang yang diberikan pun tidak selalu sama. Ia menyesuaikan nominal dengan kedekatan hubungan keluarga.

ADVERTISEMENT

“Kalau nominal keponakan itu gak semua sama, ada yang Rp10.000, ada yang Rp20.000, Rp50.000 ya tergantung masing-masing, kalau keponakan dekat Rp50.000 kalau tetangga ada yang Rp20.000 ada yang Rp.10.000,” tambahnya.

Hal serupa juga dilakukan Amelia, warga Kampak. Ia menukar satu paket uang baru senilai Rp5,2 juta. Namun, uang tersebut bukan hanya untuk dirinya, melainkan juga titipan dari tetangga.

“Menukar 1 paket 5,2 juta. sebenarnya ini titipan dari tetangga, kegunaan untuk dibagikan kepada keponakan-keponakan atau sangu lebaran,” ujarnya.

Amelia mengatakan, anak-anak biasanya lebih senang menerima uang yang masih baru dan rapi.

“Anak-anak suka yang uang baru, yang 5000 itu suka, baru ini saya menukar uang, karena rekomendasi dari teman. Sebelumnya di pinggir jalan,” katanya.

Tradisi memberi uang baru saat Lebaran memang masih kuat di masyarakat. Selain sebagai bentuk berbagi kebahagiaan, uang baru juga membuat momen bagi-bagi “THR mini” untuk anak-anak terasa lebih spesial.

Kabar Trenggalek - Sosial

Editor: Zamz