Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Kronologi Video Viral Pengeroyokan di Kedunglurah Trenggalek, Berawal dari Bleyer-Bleyer

Video pengeroyokan di Desa Kedunglurah, Pogalan, Trenggalek viral di media sosial. Polisi menyebut kejadian dipicu aksi motor bleyer-bleyer yang meresahkan warga.

Poin Penting

  • Video pengeroyokan di Kedunglurah Pogalan Trenggalek viral di media sosial.
  • Korban seorang pengamen asal Kediri yang disebut dalam pengaruh alkohol.
  • Polisi menyebut aksi motor bleyer-bleyer memicu kemarahan warga.

POGALAN, TRENGGALEK – Video pengeroyokan yang beredar di media sosial sempat bikin geger warga Kabupaten Trenggalek. Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, pada Minggu (08/03/2026) malam.

Dalam rekaman yang viral, terlihat seorang pemuda menjadi sasaran amukan warga. Sebelum kejadian itu, beredar pula video lain yang memperlihatkan seorang pengendara motor menggeber-geber gas atau bleyer-bleyer hingga memicu keresahan di sekitar lokasi.

Kapolsek Pogalan AKP Henri Agus Sutrisno membenarkan bahwa kejadian tersebut memang terjadi di wilayah Desa Kedunglurah.

Menurut Henri, korban pengeroyokan diketahui berinisial AA (29), warga Desa Janti, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Sehari-hari AA bekerja sebagai pengamen dan sering mangkal di sejumlah titik jalan.

"Dia ini sehari-hari mengamen, salah satu titiknya adalah di simpang empat Kedunglurah," kata Henri.

Sebelum kejadian, AA sempat mengamen di Terminal Tipe C Trenggalek yang berada di Kelurahan Sumbergedong. Menjelang sore, ia kemudian berpindah ke kawasan Kedunglurah yang berada di jalur menuju arah Kediri.

ADVERTISEMENT

"Malam harinya di Kedunglurah dia bleyer-bleyer tanpa alasan yang jelas. Memang yang bersangkutan dalam pengaruh alkohol," lanjutnya.

Aksi menggeber motor itu disebut memicu kemarahan warga sekitar. Sejumlah warga yang merasa terganggu kemudian mendatangi korban hingga terjadi pengeroyokan.

"Yang bersangkutan langsung dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk mendapatkan penanganan di IGD," jelas Henri.

Setelah mendapat perawatan, kondisi korban tidak mengalami luka serius. Ia kemudian dipindahkan ke Selter Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek di Desa Karangsoko.

"Sempat kami lakukan mediasi saat di Selter dan saat ini sudah dijemput keluarganya kembali ke Kediri."

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz