Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Kunjungan 2025 Merosot, Pemkab Trenggalek Berambisi Hidupkan Lagi Pesona Wisata Guo Lowo

Pemkab Trenggalek menyiapkan pengembangan Guo Lowo untuk mengembalikan kejayaannya setelah kunjungan wisata turun hampir 50 persen sepanjang 2025.

Poin Penting

  • Pemkab Trenggalek fokus menghidupkan kembali daya tarik Guo Lowo.
  • Data Disparbud mencatat kunjungan Guo Lowo 2025 turun hampir setengah.
  • Pengembangan menyasar konsep outdoor dan tata cahaya indoor.

KBRT - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menaruh ambisi besar untuk mengembalikan kejayaan wisata Guo Lowo melalui pengembangan kawasan, menyusul anjloknya jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025.

Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek mencatat, jumlah wisatawan Guo Lowo pada 2025 hanya mencapai 4.777 orang, turun hampir setengah dibandingkan tahun 2024 yang masih mencatat 9.168 kunjungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparbud Trenggalek, Edy Santoso, mengatakan pengembangan Guo Lowo akan diarahkan pada penataan kawasan luar (outdoor) serta penguatan konsep dalam gua (indoor) dengan permainan tata cahaya untuk meningkatkan daya tarik wisata.

“Satu kalau Guo Lowo pengembangan yang sifatnya outdoor kemudian indoor-nya itu main lampu-lampu, kami ingin mengembalikan kejayaan Guo Lowo. Karena di daerah lain namanya gua itu cukup populer, kunjungan cukup banyak,” kata Edy.

Menurutnya, Guo Lowo sejatinya memiliki keunggulan komparatif yang kuat dibanding destinasi serupa di daerah lain. Akses yang mudah serta satu jalur dengan kawasan Pantai Prigi menjadi modal penting yang selama ini belum dimaksimalkan secara optimal.

“Guo Lowo yang kami punya di Trenggalek ini, dari sisi keunggulan komparatifnya jauh unggul, dengan infrastruktur, akses gampang, satu rute dengan Pantai Prigi, kemungkinan keunggulan kompetitifnya yang masih perlu kami vibe,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain Guo Lowo, Disparbud Trenggalek juga menyiapkan pembenahan destinasi lain di kawasan Prigi untuk saling menguatkan daya tarik wisata. Salah satunya melalui perubahan fasad dan penampakan fasilitas Hotel Prigi yang dinilai masih memiliki tingkat peminat menginap cukup tinggi.

“Kalau Hotel Prigi lebih pada perubahan fasad-fasad dan penampakan fasilitasnya, karena Prigi ini untuk menginap peminatnya masih tinggi, kami melihat hotel sekitarnya juga cukup tinggi, jadi sebetulnya peluang,” kata Edy.

Pengembangan infrastruktur dasar juga menyasar Pantai Karanggongso atau Pantai Pasir Putih, mulai dari pembenahan saluran, penataan lahan parkir, hingga mempercantik sejumlah titik kawasan. Sementara di kawasan Prigi 360, Disparbud akan menambah area bermain anak sebagai alternatif wisata keluarga.

“Kalau di 360 Prigi yang perlu dikembangkan adalah area bermain untuk anak, karena di Prigi 360 untuk main di air ombak cukup tinggi atau tidak boleh, maka gantinya main air di daratan,” ujarnya.

Tak hanya kawasan pesisir, pengembangan wisata juga menyentuh wilayah perkotaan melalui proyek kawasan terpadu Hutan Kota (Huko) yang akan dilintasi jogging track sepanjang 7,7 kilometer, dengan Disparbud menangani pengembangan jalur di area hutan kota tersebut.

Kabar Trenggalek - Politik

Editor: Zamz