KBRT - Membahas kekayaan alam Trenggalek, memang tidak ada habisnya. Selain memiliki wisata alam indah dari gugusan pantai yang menakjubkan, Trenggalek ternyata juga merupakan tempat tinggal bagi berbagai jenis burung.
Trenggalek, merupakan sebuah kabupaten yang terletak di pesisir selatan Jawa Timur. Wilayah Trenggalek, terkenal dikelilingi dengan susunan pegunungan dan hutan yang masih sangat terjaga.
Contohnya saja, di Trenggalek terdapat hutan pinus yang tersebar di berbagai kecamatan seperti Panggul, Dongko, Tugu, dan Karangan, serta terdapat hutan Mangrove Cengkrong yang terletak di pesisir pantai Cengkrong.
Kondisi alam yang masih sangat terjaga ini, membuat wilayah Kabupaten Trenggalek menjadi tempat yang sempurna untuk menjadi rumah berbagai jenis burung eksotis.
Pemerintah, melalui buku Biodiversitas Trenggalek 2025, telah mencatat berbagai jenis burung yang ada di Trenggalek. Berikut ulasan singkat mengenai jenis burung yang ada di Trenggalek.
Jenis-Jenis Burung di Trenggalek
Dalam buku Biodiversitas Trenggalek 2025, tercatat bahwa wilayah Trenggalek memiliki sebanyak 97 jenis burung yang tersebar di 4 wilayah, yaitu Hutan Kota (Huko), Jalur Pendakian Botoputih, Perkebunan Dilem Wilis, dan Mangrove Cengkrong.
Dalam daftar tersebut, terdapat beberapa jenis burung endemik wilayah Jawa-Bali yang meliputi seperti Cekakak jawa, Bubut jawa, Paok pancawarna, Serindit jawa, Takur tulung-tumpuk, Tepus pipi-perak, dan Ciu jawa.
Selain binatang endemik, Trenggalek juga merupakan rumah bagi burung yang memiliki status terancam punah (IUCN Red List) contohnya seperti Bubut jawa (Centropus nigrorufus) dan Cucak kuning (Rubigula dispar).
Jenis-jenis burung yang dilindungi Berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018, seperti elang-elangan (Accipitridae), Alap-alap sapi, Paok pancawarna, dan Serindit jawa, juga tinggal dan menetap di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Berikut adalah daftar lebih rinci dari burung yang ada di Trenggalek:
Vireonidae: Ciu jawa.
Vangidae: Jingjing batu.
Tytonidae: Serak jawa.
Turnicidae: Gemak loreng.
Timaliidae: Tepus gelagah, Tepus pipi-perak.
Sturnidae: Perling kumbang.
Strigidae: Celepuk reban.
Scolopacidae: Trinil pantai, Gajahan penggala.
Rallidae: Kareo padi.
Pycnonotidae: Cucak kuning, Cucak kutilang, Merbah cerukcuk, Merbah corok-corok.
Psittacidae: Serindit jawa.
Pittidae: Paok pancawarna.
ADVERTISEMENTPicidae: Caladi tilik, Caladi ulam, Caladi-tikotok jawa, Pelatuk kijang.
Phasianidae: Ayam-hutan merah.
Passeridae: Burung-gereja erasia.
Pellorneidae: Pelanduk semak.
Oriolidae: Kepudang kuduk-hitam.
Nectariniidae: Burung-madu kelapa, Burung-madu sriganti, Pijantung kecil.
Muscicapidae: Ciung-batu siul, Meninting kecil, Meninting besar, Sikatan ninon, Cingcoang cokelat.
Monarchidae: Kehicap ranting.
Megalaimidae: Takur tenggeret, Takur tohtor, Takur tulung-tumpuk.
Locustellidae: Cica-koreng jawa, Ceret jawa.
Laniidae: Bentet kelabu.
Hirundinidae: Layang-layang loreng (gua), Layang-layang batu.
Hemiprocnidae: Tepekong jambul.
Falconidae: Alap-alap sapi.
Eurylaimidae: Sempur-hujan rimba.
Estrildidae: Bondol jawa, Bondol peking, Bondol haji.
Dicruridae: Srigunting kelabu.
Dicaeidae: Cabai jawa, Cabai bunga-api.
Cuculidae: Bubut jawa, Kadalan birah, Kadalan kembang, Wiwik kelabu, Bubut alang-alang, Kangkok india, Kedasi hitam, Wiwik-rimba sunda, Bubut besar.
Columbidae: Delimukan zamrud, Perkutut jawa, Tekukur biasa, Dederuk jawa, Pergam punggung-hitam, Walik kepala-ungu, Uncal buau, Punai gading.
Cisticolidae: Cinenen jawa, Cinenen pisang, Perenjak cokelat, Perenjak padi.
Caprimulgidae: Cabak maling, Cabak kota.
Campephagidae: Sepah kecil, Kepudang-sungu gunung, Kepudang-sungu jawa, Kepudang-sungu kecil, Kapasan kemiri.
Bucerotidae: Julang emas.
Artamidae: Kekep babi.
Ardeidae: Kuntul kecil, Kokokan laut, Kuntul karang, Blekok sawah.
Apodidae: Walet linci, Kapinis laut.
Alcedinidae: Cekakak jawa, Cekakak sungai, Raja-udang biru, Raja-udang meninting, Udang punggung-merah.
Aegithinidae: Cipoh kacat.
Accipitridae: Elang brontok, Elang-alap jambul, Elang-ular bido, Elang hitam.
Kabar Trenggalek - Trenggalekpedia
Editor: Zamz












