KBRT - Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) setiap tahunnya akan menjadi sebuah perbincangan hangat. Beasiswa ini, telah dikenal menjadi salah satu beasiswa bergengsi di antara masyarakat Indonesia.
Setiap tahun, tak sedikit pelajar yang ingin melanjutkan studi mereka ke tingkat magister (S2) atau doktoral (S3). Ribuan pelajar tersebut, berkompetisi untuk memperebutkan beasiswa dari LPDP agar mereka bisa meneruskan pendidikan di dalam maupun luar negri.
Berdasarkan data yang disuguhkan oleh goodstats, jumlah penerima program umum beasiswa LPDP terus meningkat dengan pesat sepanjang tahun.
Pada tahun 2021, jumlah penerima beasiswa LPDP berada di angka 1.742 orang, kemudian meningkat hampir dua kali lipat pada tahun 2022 dengan jumlah penerima sebanyak 2.616 orang.
Angka penerima ini, melonjak naik kembali dengan 3.490 orang pada tahun 2023, hingga pada akhirnya pada tahun 2024 angka ini melesat sangat tinggi menjadi 8.508 penerima.
Lonjakan ini menunjukkan adanya kenaikan minat, serta kesempatan mendapatkan beasiswa LPDP setiap tahunnya.
Pencarian tentang Beasiswa LPDP, juga meningkat sepanjang waktu. Hal ini, dapat kalian lihat melalui laman google trend yang menunjukkan adanya peningkatan pencarian terkait beasiswa LPDP.
Pertanyaan yang paling sering dicari oleh masyarakat, adalah kapan dan persyaratan untuk menerima Beasiswa LPDP.
Apa Syarat Beasiswa LPDP?
Hal pertama yang paling sering dicari oleh orang-orang adalah persyaratan untuk menjadi penerima beasiswa LPDP. Berdasarkan berbagai sumber yang kami cari, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menerima beasiswa LPDP.
Syarat-syarat tersebut meliputi sebagai berikut:
Warga Negara Indonesia
Kualifikasi Pendidikan
Untuk beasiswa magister: pendaftar harus telah menyelesaikan studi D4 atau S1.
Untuk beasiswa doktor: pendaftar harus telah menyelesaikan studi S2, atau memiliki kualifikasi D4/S1 langsung doktor.
Pendaftar dari D4/S1 langsung doktor harus memiliki Letter of Admission (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan dan memenuhi semua kriteria pendaftar beasiswa S3.
Pendaftar yang telah menyelesaikan studi S2 tidak diperbolehkan mendaftar untuk beasiswa magister, dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diperbolehkan mendaftar untuk beasiswa doktor.
Kualifikasi Pendidikan Luar Negeri
Pendaftar dengan latar belakang pendidikan dari perguruan tinggi luar negeri harus melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman resmi LPDP.
Status Studi
Pendaftar tidak boleh sedang menempuh studi di program magister (untuk program magister) atau doktor (untuk program doktor) di perguruan tinggi manapun, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Batas Usia
Maksimal usia 35 tahun untuk pendaftar magister.
Maksimal usia 40 tahun untuk pendaftar doktor.
Surat Rekomendasi
Pendaftar harus melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.
IPK
Untuk program magister, IPK minimal 3,00 dari skala 4,00 atau setara, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau yang telah dilegalisir.
Untuk program doktor, IPK minimal 3,25 dari skala 4,00 atau setara.
Pendaftar jenjang doktor dari program Magister Penelitian tanpa IPK harus melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris
Program Magister Dalam Negeri: TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
ADVERTISEMENTProgram Magister Luar Negeri: TOEFL iBT minimal 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
Program Doktor Dalam Negeri: TOEFL ITP minimal 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
Program Doktor Luar Negeri: TOEFL iBT minimal 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0.
Sertifikat TOEFL ITP harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
Dokumen Khusus
Pendaftar CPNS/PNS, TNI, dan Polri harus melampirkan surat usulan dari pejabat yang berwenang.
Beasiswa Lain
Pendaftar tidak boleh sedang mendaftar, menerima, atau menerima beasiswa lain yang berpotensi menyebabkan double funding selama menjadi penerima Beasiswa LPDP.
LoA Unconditional
Jika pendaftar melampirkan LoA Unconditional dengan jadwal mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, mereka harus melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan dari perguruan tinggi.
Pilih Perguruan Tinggi dan Program Studi
Pendaftar harus memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP dan hanya untuk kelas reguler.
Pernyataan Pendaftaran
Pendaftar harus menandatangani dan menyetujui surat pernyataan yang tercantum dalam aplikasi pendaftaran.
Profil Diri dan Komitmen
Pendaftar perlu mengisi profil diri di formulir pendaftaran online, menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan kontribusi di Indonesia.
Proposal Penelitian
Pendaftar untuk program doktor harus menulis proposal penelitian.
Riwayat dan Publikasi Ilmiah
Pendaftar harus mencantumkan riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).
Kapan LPDP 2026 Dibuka
Dari artikel ini ditulis, masih belum terdapat pengumuman resmi mengenai kapan pendaftaran beasiswa LPDP 2026 akan diselenggarakan. Namun, mengacu pada pola LPDP tahun 2025 kemarin, tahap pendaftaran pertama mungkin akan dimulai pada tanggal 17 Januari.
Biasanya, seleksi beasiswa LPDP akan diadakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama, akan dibuka pada awal tahun yaitu bulan Januari, dan gelombang kedua akan diadakan sekitar pertengahan tahun yaitu antara Mei hingga Juni.
Perkiraan waktu ini, dapat membantu kalian mempersiapkan apa saja yang kalian butuhkan seperti sertifikat bahasa, proposal studi, hingga esai komitmen diri sebelum melakukan pendaftaran lebih lanjut.
Cara Pendaftaran
Setelah tahu kapan dan apa syarat untuk mendaftar Beasiswa LPDP, yang perlu kalian tahu selanjutnya adalah bagaimana cara mendaftar beasiswa LPDP.
Berikut, beberapa langkah-langkah yang dapat kamu ikuti:
Akses Situs Pendaftaran
Lengkapi Dokumen
Siapkan dan unggah semua dokumen yang diperlukan, seperti dokumen identitas, dokumen akademik, dokumen pendukung akademik, dan dokumen rekomendasi serta karya ilmiah, sesuai dengan persyaratan yang tercantum di aplikasi pendaftaran.
Pengisian Aplikasi
Isi formulir pendaftaran secara lengkap, diantaranya yaitu data diri, jenis dan tujuan beasiswa, dan esai komitmen, setelah itu pastikan semua informasi yang dimasukkan akurat dan sesuai kemudian unggah seluruh dokumen.
Submit Aplikasi
Setelah semua dokumen diunggah dan formulir diisi, pastikan untuk melakukan submit aplikasi. Sistem akan menampilkan kode registrasi atau nomor pendaftaran sebagai bukti bahwa aplikasi kamu telah diterima.
Kabar Trenggalek - Pendidikan
Editor: Zamz















