KBRT - Karst, merupakan bentang alam yang terbentuk karena pelarutan batuan karbonat (seperti batu gamping dan dolomit) oleh air. Bentang alam ini, memiliki banyak sekali manfaat bagi lingkungan.
Bentang alam karst, berperan sangat penting dalam ekosistem alam. Meskipun bentang alam ini sangat penting, masih banyak orang yang masih awam tentang hal ini dan isu-isu terkaitnya.
Apa Itu Karst?
Berdasarkan informasi dari laman Mongabay,karst merupakan istilah asing yang diambil dari bahasa Slovenia yang berarti lahan gersang berbatu.
Di Indonesia sendiri, banyak istilah yang menjadi penyebut karst. Contohnya seperti gunung batu atau batu kapur, sementara para ahli, menggunakan istilah karst sebagai bentang alam yang kondisinya memiliki hidrologi khas.
Ciri-ciri Bentang Alam Karst
Berikut adalah beberapa ciri bentang alam karst dan jenisnya berdasarkan situs web geo.libretexts dan britannica.
Batuan Utama
Bentang alam karst, dapat dilihat dari batuan utama yang menyusunnya. Karst biasanya terbentuk dari batuan kapur atau dolomit yang mudah larut dalam air yang asam atau mengandung CO₂.
Bentuk Permukaan
Bentang alam karst, biasanya nemiliki bentuk permukaan yang berlubang-lubang. Permukaan karst memiliki banyak cekungan, retakan, dan lubang-lubang atau sinkhole yang terbentuk akibat pelarutan batuan oleh air.
Adanya Kawasan Gua dan Sungai Bawah Tanah
Salah satu ciri khas bentang alam karst adalah adanya gua-gua yang terbentuk dari pelarutan di bawah tanah. Gua ini bisa sangat luas dan dalam serta sering diiringi oleh sungai bawah tanah.
Lembah Kering
Beberapa area karst memiliki lembah-lembah yang tampak kering. Hal ini disebabkan karena air hujan cepat meresap ke dalam tanah melalui retakan dan gua.
Dolina atau Sinkhole
Ciri kelima adalah adanya dolina atau sinkhole. Dolina adalah cekungan atau lubang besar yang terbentuk akibat runtuhnya permukaan tanah ke dalam rongga di bawahnya. Dolina atau sinkhole adalah fenomena umum yang ditemui di daerah karst.
Kerucut Karst atau Cone Karst
ADVERTISEMENTCiri selanjutnya, adalah adanya kerucut karst. Kerucut karst, merupakan bukit-bukit kecil yang sering kali berbentuk tumpul atau tajam. Kerucut ini, terbentuk melalui erosi yang selektif, di mana bagian yang lebih keras dari batuan tetap bertahan.
Stalagmit dan Stalaktit
Stalagmit merupakan formasi batuan kapur yang menjulur ke atas dari lantai gua. Sedangkan stalaktit adalah batu kapur tang yang menggantung dari langit-langit gua. Keduanya terbentuk dari endapan kalsium karbonat oleh tetes air, dan biasanya ditemukan pada goa bawah tanag karst
Memiliki Resapan Air yang Tinggi
Air hujan di daerah karst biasanya tidak mengalir di permukaan, melainkan langsung meresap ke dalam tanah melalui celah-celah dan retakan. Resapan ini, krmudian akan membentuk aliran air di bawah tanah, yang disebut bentang alam karst.
Jenis-Jenis Bentang Alam Karst
Bentang alam karst, memiliki beberapa jenis dengan keunikannya masing-masing. Berikut adalah beberapa daftar jenis bentang alam karst dengan penjelasannya:
Karst Tower (Menara Karst)
Jenis ini, terbentuk dari pelarutan batuan kapur yang membentuk menara atau bukit-bukit yang curam dan menjulang tinggi.
Karst Kerucut (Cone Karst)
Jenis ini, merupakan Bentang alam karst yang terdiri dari bukit-bukit berbentuk kerucut. Bukit tersebut, biasanya terbentuk karena erosi selektif pada area karst yang lebih lunak.
Karst Cekungan (Dolina)
Dolina merupakan cekungan atau lubang yang terbentuk di permukaan karst. Ini adalah bentuk karst yang umum dan bisa berukuran kecil hingga besar.
Karst Dataran Tinggi (Karst Plateau)
Dataran tinggi karst, mwrupakan permukaan yang luas dengan sedikit ketinggian yang memiliki ciri-ciri seperti dolina, gua, dan sungai bawah tanah.
Polje
Polje, adalah lembah karst yang sangat luas dan datar, jenis ini, biasanya dikelilingi oleh pegunungan kapur, dan diisi oleh tanah subur.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor: Zamz













