KBRT - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mulai mematangkan langkah politik menghadapi sejumlah agenda demokrasi ke depan. Fokus partai berlambang banteng moncong putih itu diarahkan pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027 hingga Pemilu 2029, sekaligus pengawalan arah pembangunan daerah jangka panjang.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi, menyebut Pilkades 2027 menjadi salah satu prioritas utama partainya. Menurut dia, pesta demokrasi di tingkat desa merupakan fondasi penting dalam menjaga partisipasi politik masyarakat dari level paling bawah.
“Target khusus ke depan, tahun 2027 kita harus menyukseskan Pilkades. Itu demokrasi rakyat,” ujar Doding, belum lama ini.
Selain Pilkades, PDI Perjuangan Trenggalek juga menyiapkan target elektoral untuk Pemilu 2029. Partai menargetkan mampu mempertahankan 13 kursi di DPRD Trenggalek yang diraih pada periode sebelumnya, bahkan berupaya meningkatkan perolehan kursi menjadi 16 kursi.
Tak hanya itu, untuk kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang, PDI Perjuangan membuka peluang mengusung kader internal. Namun demikian, kepastian waktu pelaksanaan Pilkada masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat.
“Soal pilkada, kita akan memberangkatkan kader sendiri. Waktunya tergantung regulasi yang nanti dibahas di pusat,” jelasnya.
Doding menegaskan, hingga saat ini belum ada figur yang ditetapkan sebagai bakal calon kepala daerah. Seluruh proses penentuan kandidat akan melalui mekanisme organisasi partai, yakni Konferensi Cabang (Konfercab).
“Belum ada gambaran bakal calon. Itu nanti hasil rekomendasi Konfercab,” katanya.
Lebih lanjut, Doding menjelaskan bahwa Konfercab juga menjadi forum penetapan arah kebijakan partai, baik di bidang politik, kerakyatan, maupun kemanusiaan. Termasuk di dalamnya komitmen PDI Perjuangan Trenggalek dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah.
Ia menambahkan, partainya berkomitmen mendukung dan mengawal penuh program Bupati Trenggalek yang merupakan kader PDI Perjuangan, agar selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Dalam jangka panjang, PDI Perjuangan Trenggalek turut menegaskan komitmen terhadap agenda pembangunan berkelanjutan hingga 2045, termasuk target menuju net zero carbon.
“Target jangka panjang sampai 2045 adalah net zero carbon. Kita mengawal RPJMD agar masyarakat adil dan makmur. Adil artinya pemerintah berjalan maksimal, makmur artinya rakyat semakin sejahtera,” ujar dia.
Kabar Trenggalek - Politik
Editor: Zamz





















