KBRT - Program donasi infak terikat dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Trenggalek untuk tambal jalan menyisakan anggaran Rp27 juta di akhir 2025. Dana tersebut dihimpun dan disalurkan melalui Baznas Trenggalek bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Dinas PUPR.
Hubungan Masyarakat (Humas) Baznas Trenggalek, Deni Riani, menjelaskan total donasi yang terhimpun sepanjang 2025 mencapai Rp1,6 miliar. Dari jumlah itu, sebagian besar telah digunakan untuk perbaikan jalan di puluhan titik.
“Di Tahun kemarin 2025 kami mendapatkan amanah dari pemerintah daerah untuk menghimpun infak terikat istilahnya untuk program tambal jalan dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dari total 1,6 Miliar kemarin di akhir tahun masih ada sisa 27 juta,” kata dia.
Deni menyebut sisa dana tersebut telah dikomunikasikan dengan Dinas PUPR Trenggalek dan akan dialokasikan pada 2026, meski hingga kini belum ditentukan titik pengerjaannya.
“Kemudian kami sudah komunikasi dengan Dinas PUPR Trenggalek kami alokasikan di tahun 2026, kalau dari Dinas PUPR belum ada arahnya kemana 27 juta ini, masih bisa mendaftar untuk tambal jalan tapi kecil sisanya,” tegasnya.
Dari total anggaran yang terhimpun, sebanyak 44 titik jalan telah dilakukan penambalan menggunakan dana donasi TPP ASN. Program ini menyasar jalan-jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Secara teknis, masyarakat atau kelompok warga dapat mengajukan lokasi jalan yang perlu ditambal. Pengajuan tersebut kemudian diverifikasi oleh Dinas PUPR bersama Baznas Trenggalek sebelum ditetapkan sebagai titik pelaksanaan.
Skema ini dibuat agar proses penyaluran donasi tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Deni menegaskan, program tambal jalan dari donasi TPP ASN bukanlah program mandiri Baznas, melainkan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
“Kalau terkait donasi TPP ASN tahun depan, kami akan koordinasi dengan Pemerintah Daerah karena prinsipnya kami sinergi terkait dengan donasi ini, karena program ini sinergi bersama, bukan murni program Baznas,” tegas Deni.
Terkait arus dana, Baznas Trenggalek menyatakan saat ini tidak ada tambahan donasi TPP ASN yang masuk. Namun apabila ada infak lanjutan, pihaknya siap menyalurkan kembali sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku.
Kabar Trenggalek - Sosial
Editor: Zamz






















