Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Deretan Lagu-Lagu Legendaris Titiek Puspa

KBRT - Sudarwati atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Puspa, merupakan seorang diva legendaris Indonesia yang memiliki segudang karya lagu legendaris.

 

Titiek Puspa, merupakan seorang legenda musik, penyanyi, penulis lagu, dan aktris Indonesia berdarah kalimantan selatan yang lahir pada tahun 1937.

 

Awal mula karir profesional Titiek Puspa, bermula pada tahun 1954 setelah ia memenangkan kontes menyanyi bintang radio di RRI Semarang. Karirnya terus melejit dari tahun ketahun, hingga ia wafat pada 10 April 2025.

 

Menurut wikipedia, penyanyi legendaris ini telah memiliki catatan karier profesional lebih dari 70 tahun. Nama Titiek Puspa sendiri, memiliki sejarah yang cukup menarik.

 

Dikutip dari MetroTV, nama Titiek Puspa ternyata merupakan pemberian dari presiden RI pertama yaitu presiden Soekarno.

 

Nama Titiek Puspa, bukan lah hanya sekedar penyanyi belaka, namun legenda musik Indonesia yang terus bertahan lintas generasi.

 

Deretan Lagu-Lagu Legendaris Titiek Puspa

Berikut adalah deretan lagu-lagu legendaris dari Titiek Puspa:

 

⁠Kupu-Kupu Malam (1991)

Lagu ini, menceritakan kehidupan malam dengan sudut pandang yang benar-benar berbeda. Sejak awal kemunculan nya, lagu ini telah memikat banyak hati para pendengar dan masih populer hingga saat inì.

 

Dengan topik yang jarang dilirik, membuat lagu ini memiliki tema yang khas dengan pendekatan emosional yang sangat terjaga rapi. Kupu-kupu malam, jadi salah satu lagu legendaris karya Titiek Puspa.

 

⁠Apanya Dong (1982)

Selanjutnya, kita punya lagu ciptaan Titiek Puspa yang diperkenalkan dan dipopulerkan oleh Euis Darliah. Mengisahkan tentang kisah cinta yang absurd, lagu ini cukup familiar bagi kehidupan masyarakat dan membuatnya sangat populer.

 

ADVERTISEMENT

Saking populernya, lagu Apanya Dong sempat dibuatkan versi film nya pada tahun 1983. Dengan gaya khas anak-anak lagu ini akan selalu diingat di hati masyarakat Indonesia.

 

⁠Bimbi (2005)

Lagu ini, sebenarnya sudah ditulis sejak era 80-an. Namun, kemunculan nya baru bermula pada tahun 2005, tepatnya pada album The Very Best Of.

 

Lagu Bimbi, berkisah tentang kehidupan gadis desa yang memiliki ambisi untuk hidup di kota. Liriknya yang sederhana namun menyimpan banyak cerita, membuatnya sangat populer di sekitar masyarakat.

 

Lagu ini, membawa pesan yang sangat mendalam tentang kehidupan perkotaan yang tidak selalu membawa berkah manis siapapun yang ingin beradu nasib di dalamnya.

 

⁠Jatuh Cinta (1970-an)

Lagu ini, mengisahkan tentang perasaan jatuh cinta yang dapat membuat siapapun berbunga-bunga dengan kehadiran seseorang yang dicintainya.

 

Hingga saat ini, lagu ini sudah dua kali di cover dua artis berbeda yaitu Eddy Silitonga dan Project Pop. Lagu Jatuh Cinta, mengajarkan orang-orang tentang berapa manisnya perasaan jatuh cinta.

 

⁠Bing (1970-an)

Lagu Bing, ditujukan untuk artis populer yang menginspirasinya dalam dunia musik. Lagu ini, tercipta setelah Titiek Puspa mendengar kabar kematian dari Bin Slamet pada 17 Desember 1974.

 

Lagu ini, seperti surat cinta yang diberikan penggemar kepada sosok artis yang telah lama memotivasinya selama karirnya berkarya dalam dunia musik.

 

⁠Gang Kelinci (1963)

Meskipun judulnya seperti lagu anak-anak, lagu ini punya makna kehidupan yang sangat dalam kalau diresapi. Lagu ini, membawa kisah tentang kehidupan yang telah melekat bagi masyarakat Indonesia.

 

⁠Dansa Yok Dansa (1970-an)

Tercipta sejak era 70-an lagu ini sudah menjadi lagu mood booster bagi anak-anak muda ataupun orang tua pada zaman tersebut. Lagu ini, seperti mengajak pendengarnya untuk berdansa dan melupakan kesedihan yang telah dialami selama ini.

 

Lagu Dansa Yok Dansa, memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.

Kabar Trenggalek - Showbiz

Editor: Zamz