Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Mengenal Wasabi: Bumbu Hijau Jepang dengan Rasa Menyengat dan Segudang Manfaat

Wasabi dikenal sebagai bumbu hijau khas Jepang dengan rasa menyengat. Simak penjelasan lengkap tentang asal-usul, kandungan, manfaat, hingga cara membuat wasabi.

KBRT – Ketika mendengar kata wasabi, sebagian orang mungkin langsung membayangkan saus atau bumbu berwarna hijau cerah yang biasa disajikan bersama sushi dan sashimi. Namun, apa sebenarnya wasabi dan seperti apa rasa aslinya?

Wasabi dikenal sebagai bumbu khas Jepang berbentuk pasta berwarna hijau yang kerap menjadi pelengkap berbagai hidangan tradisional Negeri Sakura, seperti sushi dan sashimi. Kehadirannya bukan sekadar penambah rasa, melainkan bagian penting yang memperkaya cita rasa umami dalam sajian tersebut.

Wasabi, Tanaman Asli Jepang

Wasabi sejatinya adalah nama tanaman asli Jepang. Tanaman ini termasuk dalam keluarga kubis-kubisan dan bagian yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Rimpang wasabi biasanya diparut hingga halus dan menghasilkan tekstur kental menyerupai pasta.

Cita rasa wasabi tergolong unik dan khas. Rasanya tajam dan menyengat, sekilas mirip sensasi pedas sambal. Namun, perbedaannya terletak pada efek pedasnya. Jika sambal menimbulkan rasa panas yang bertahan di lidah, wasabi justru memberikan sensasi menyengat yang cepat naik ke hidung. Karena itu, wasabi disarankan dikonsumsi dalam jumlah kecil.

Menariknya, menurut salah satu artikel Gramedia, tanaman wasabi telah digunakan sebagai bahan obat dan makanan istimewa sejak zaman Jomon di Jepang, sekitar 14.000 SM hingga 400 SM.

Wasabi Asli dan Produk Tiruan

Wasabi segar memiliki masa simpan yang relatif singkat. Kondisi tersebut membuat olahan wasabi asli sejak dulu dibanderol dengan harga cukup mahal. Meski demikian, peminatnya tetap tinggi.

ADVERTISEMENT

Seiring waktu, banyak produsen menghadirkan wasabi tiruan yang dibuat dari campuran tepung mustard, tepung jagung, serta pewarna hijau. Produk ini umum dijumpai karena lebih terjangkau dan tahan lama, meski rasanya berbeda dari wasabi asli.

Kandungan dan Manfaat Wasabi

Wasabi mengandung senyawa isotiosianat yang bersifat antimikroba. Senyawa inilah yang menghasilkan sensasi menyengat sekaligus diyakini mampu menghambat pertumbuhan bakteri.

Selain itu, wasabi juga mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, antara lain:

  • 142 kalori
  • 30,6 gram karbohidrat
  • 6,2 gram protein
  • 10,1 gram serat
  • 2,1 mg zinc
  • 0,2 mg tiamin
  • 0,5 mg mangan
  • 738 mg potasium
  • 166 mg kalsium
  • 89,7 mg magnesium
  • 0,2 mg tembaga
  • 0,1 mg riboflavin
  • 1,3 mg zat besi
  • 5 mg vitamin C
  • 0,4 mg vitamin B6

Berdasarkan sejumlah sumber, kandungan tersebut dipercaya memberikan berbagai manfaat kesehatan, di antaranya:

  • Membantu mencegah keracunan makanan
  • Menunjang kesehatan sistem pencernaan
  • Berpotensi menurunkan risiko kanker
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Meredakan nyeri sendi
  • Memperkuat tulang
  • Mendukung program penurunan berat badan
  • Membantu mencegah asma
  • Mendukung fungsi organ hati

Cara Membuat Wasabi

Dikutip dari WikiHow, wasabi dapat dibuat sendiri di rumah dengan dua cara, yakni menggunakan rimpang asli atau bubuk wasabi instan.

Menggunakan Rimpang Wasabi

  • Pilih rimpang wasabi yang padat, tidak berkerut, dan masih melekat daun segar berwarna hijau
  • Potong daun yang menempel di ujung rimpang menggunakan pisau
  • Bersihkan rimpang hingga layak diolah
  • Parut rimpang wasabi menggunakan parutan berlubang kecil sesuai kebutuhan
  • Padatkan hasil parutan dengan tangan hingga berbentuk bulatan
  • Diamkan selama sekitar 10 menit sebelum disajikan

Menggunakan Bubuk Wasabi

  • Campurkan bubuk wasabi dengan air di dalam mangkuk kecil
  • Aduk hingga merata sampai membentuk pasta kental

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz