Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Apa Itu Child Grooming? Waspada Ciri-cirinya

KBRT - Menjaga keamanan anak merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan oleh orang tua. Namun, keamanan anak tidak selalu bisa berada dalam pandangan orang tua. Child Grooming, merupakan salah satu ancaman yang harus para orangtua perhatikan.

 

Child Grooming, merupakan salah satu bentuk manipulasi psikologis yang sangat berbahaya, pelaku Child Grooming secara sistematis membangun kepercayaan dan ikatan emosional dengan anak untuk tujuan eksploitasi.

 

Bukan dari ancaman fisik yang terlihat jelas, Child Grooming bekerja secara perlahan dan terencana. perilaku ini, seringkali memanfaatkan ketidaktahuan korban maupun kelalaian pengawasan di lingkungan sekitar.

 

Mengenal apa itu child grooming bisa membantu orang tua untuk tahu kalau predator seksual tidak selalu sosok yang asing, melainkan bisa jadi seseorang yang tampak baik dan sangat perhatian.

 

Apa Itu Child Grooming?

Child grooming, adalah tindakan manipulasi yang dilakukan oleh orang dewasa (predator) terhadap anak-anak atau remaja dengan tujuan untuk mendapatkan kepercayaan, membangun hubungan emosional, dan akhirnya melakukan pelecehan seksual.

 

Praktik ini merupakan serangkaian tindakan terencana dan bertahap yang bertujuan untuk meruntuhkan batasan-batasan pribadi anak dan menciptakan peluang untuk eksploitasi.

 

Proses Child Grooming

Child Grooming, biasanya akan melewati beberapa tahapan tertentu. Jika kalian menyadari tahapan-tahapan tersebut, kalian dapat mencegah praktik Child Grooming pada anak-anak. Berikut adalah beberapa rinciannya.

ADVERTISEMENT

 

  1. Prosesnya bertahap: Ini bukan tindakan instan, melainkan proses yang memakan waktu, di mana pelaku secara perlahan mendekati dan memanipulasi targetnya.

  2. Membangun kepercayaan: Pelaku sangat lihai menampilkan sisi baik dirinya dan mengelabui keluarga atau lingkungan korban agar mereka dipercaya, padahal ada niat jahat di baliknya.

  3. Manipulasi emosional: Pelaku memanfaatkan kerentanan emosional anak, seperti rasa kesepian, harga diri rendah, atau masalah di rumah, untuk membuat anak merasa nyaman dan istimewa.

  4. Modus daring dan luring: Grooming dapat terjadi secara langsung (tatap muka) maupun secara daring melalui media sosial atau game online.

  5. Tujuan eksploitasi: Tujuan utama dari seluruh proses ini adalah untuk memanipulasi, mengeksploitasi, atau melecehkan korban secara seksual.

Ciri-Ciri Child Grooming

Child Grooming, memiliki beberapa ciri tersendiri. Berikut adalah beberapa rinciang dari ciri-ciri Child Grooming:

 

  • Pemberian hadiah atau perhatian berlebihan: Pelaku sering memberikan hadiah mahal atau perhatian yang tidak wajar kepada anak.

  • Komunikasi rahasia: Pelaku berusaha menjalin komunikasi pribadi dan rahasia dengan anak, terpisah dari pengawasan orang tua.

  • Menjelekkan orang tua atau figur otoritas: Pelaku mencoba merusak hubungan anak dengan orang tua atau orang dewasa lain yang berwenang.

  • Menciptakan ketergantungan emosional: Pelaku berusaha membuat anak merasa nyaman dan bergantung pada mereka secara emosional.

  • Sentuhan fisik yang tidak pantas: Pelaku mungkin memulai dengan sentuhan fisik kecil yang kemudian meningkat menjadi pelecehan seksual.

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz