TRENGGALEK – Suasana ngabuburit di Taman Agropark Trenggalek pada Ramadan tahun ini terasa berbeda. SMK Karya Dharma 1 Trenggalek menggelar aksi bagi-bagi takjil sambil menampilkan pertunjukan seni jaranan, Senin (09/03/2026).
Perpaduan kegiatan sosial dan pertunjukan budaya ini langsung menarik perhatian pengendara yang melintas di sekitar lokasi. Banyak yang akhirnya menepi untuk sekadar menonton jaranan atau ikut antre mendapatkan takjil gratis.
Sekitar 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas maupun warga yang sengaja datang untuk menunggu waktu berbuka puasa.
Kepala SMK Karya Dharma 1 Trenggalek, Oktyan Rachmawati Suryandari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk berbagi kepada masyarakat selama Ramadan. Sekolah juga sengaja menggabungkan kegiatan sosial dengan promosi budaya lokal Trenggalek.
"Acara bagi takjil ini istilahnya untuk berbagi, istilahnya dengan adanya konsep jaranan itu budaya lokal trenggalek, jadi SMK Karya Dharma menggabungkan budaya lokal selain sebagai SMK Teknik," kata Oktyan.
Ia menjelaskan, konsep tersebut baru pertama kali dilakukan oleh pihak sekolah. Dengan menampilkan seni jaranan, kegiatan berbagi takjil terasa lebih hidup sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat.
"Ada 100 paket takjil, baru sekali ini dengan nuansa kebudayaan, sekolah teknik berjiwa budaya," ujarnya.
Pertunjukan jaranan yang digelar di area taman membuat suasana ngabuburit menjadi lebih ramai. Sebagian warga terlihat menikmati pertunjukan sambil menunggu waktu berbuka puasa, sementara pengendara yang melintas banyak yang berhenti untuk melihat atraksi tersebut.
Oktyan berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan ke depan, sekaligus menjadi cara sekolah untuk lebih dekat dengan masyarakat.
"Harapannya SMK Karya Dharma 1 kedepan lebih maju, dengan konsep yang terbaru, kedepannya lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat trenggalek," kata dia.
Kabar Trenggalek - Advertorial
Editor: Zamz





















