Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Novita Hardini Rilis Buku “Bising dan Hening” di TGX Women Summit, Angkat Suara Perempuan Lewat Karya

Peluncuran buku “Bising dan Hening” oleh Novita Hardini di Trenggalek dorong perempuan dan anak muda berani berkarya lewat cerita hidup.

Poin Penting

  • Novita Hardini luncurkan buku berisi kisah perjuangan perempuan
  • Momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk dorong kreativitas
  • TGX Women Summit juga tampilkan film karya sineas muda Trenggalek

TRENGGALEK - Peluncuran buku bertajuk “Bising dan Hening” menjadi sorotan dalam gelaran TGX Women Summit di Gedung Bioskop NSC Trenggalek. Buku yang digagas Novita Hardini itu diperkenalkan sebagai ruang ekspresi perempuan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.

Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur tersebut menyebut, buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan refleksi perjalanan hidup perempuan yang berhasil melewati fase sulit. Ia ingin karya tersebut bisa menjadi teman sekaligus pengingat bagi perempuan untuk mengenali dan menguatkan dirinya sendiri.

"Pesan yang ingin saya sampaikan pada buku ini bahwa terkadang dalam hidup yang mampu menasehati diri kita adalah diri kita sendiri. Maka ketika seseorang menuliskan ke dalam sebuah tulisan. Kemudian menemu kenali tulisannya sendiri 2 tahun atau 5 tahun mendatang, saya berharap siapapun yang menulis dalam buku ini, mereka akan menjadikan buku ini sebagai nasehat yang paling baik di masadepan mereka," ujarnya.

Novita menilai, menulis bisa menjadi medium yang kuat untuk menuangkan hal-hal yang selama ini sulit diungkapkan secara langsung. Ia mendorong perempuan, khususnya di Trenggalek, untuk berani menjadikan pengalaman hidup sebagai karya yang bernilai.

"Karena saya anak muda dan saya adalah perempuan yang kebetulan mendapatkan amanah di Komisi VII, sehingga saya harus menyalakan stimulasi-stimulasi yang kreatif bagi anak-anak muda kita," ucapnya.

Menurutnya, setiap proses kehidupan memiliki potensi untuk diubah menjadi karya yang bermakna. Buku ini juga melibatkan perempuan-perempuan penulis dari Trenggalek sebagai bentuk kolaborasi sekaligus ruang tumbuh bersama.

ADVERTISEMENT

Tak hanya peluncuran buku, TGX Women Summit juga menjadi panggung bagi sineas muda lokal. Sejumlah karya seperti film dokumenter dan animasi hasil garapan anak daerah turut diputar dalam kegiatan tersebut.

Novita melihat geliat ekonomi kreatif di Trenggalek mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia mengaku kerap menemukan talenta muda asal Trenggalek yang justru berkembang di luar daerah, seperti di Yogyakarta dan kota besar lainnya.

"Mengenai film, Trenggalek dengan ekonomi kreatifnya juga hari ini sudah mulai menunjukkan geliat yang positif. Karena banyak sekali anak-anak muda yang berbakat yang saya jumpai. Bahkan bukan di Trenggalek, mereka dari Trenggalek tapi malah saya jumpai dari Jogja dan kota kota lainnya. Dan karya-karyanya itu sudah sangat-sangat bagus di kancah nasional," jelasnya.

Ke depan, ia berencana memperluas ruang bagi para kreator lokal, termasuk melalui proyek film hingga pelatihan konten kreator. Salah satunya dengan menggandeng pihak eksternal untuk menghadirkan workshop dan bootcamp bagi anak muda Trenggalek.

"Nanti film juga, saya menggandeng talent-talent dari Kabupaten Trenggalek. Dan juga nanti Insya Allah nanyi saya akan laksanakan di tahun ini ada Workshoop atau Boot Camp dari Emtek untuk bisa melatih seluruh konten-konten kreator yang ada di Kabupaten Trenggalek," tandasnya.

Kabar Trenggalek - Advertorial

Editor: Zamz