Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Gaspol Pembangunan! Trenggalek Kunci Utang Rp70 Miliar untuk Jalan, Wisata, dan Wajah Kota

Pemkab Trenggalek teken pembiayaan Rp70 miliar dengan PT SMI untuk percepatan jalan, wisata, dan penataan kota.

Poin Penting

  • Total pembiayaan Rp70 miliar untuk jalan dan sektor wisata-perkotaan
  • Skema pinjaman berbasis progres proyek dengan tenor 3,5 tahun
  • Ditargetkan dongkrak akses jalan dan kunjungan wisata

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek resmi mengunci pembiayaan hutang senilai Rp70 miliar bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk mempercepat pembangunan jalan, sektor pariwisata, dan penataan kawasan perkotaan. Penandatanganan akta pembiayaan dilakukan di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (21/04/2026).

Langkah ini menjadi penanda bahwa sejumlah proyek strategis yang telah dirancang Pemkab bersama DPRD segera masuk tahap eksekusi, terutama pembangunan ruas jalan prioritas serta pengembangan destinasi wisata.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Rasnawa, menyebut dukungan ini merupakan kelanjutan kerja sama yang sebelumnya telah berjalan antara kedua pihak.

“Kami men-support inisiatif creative financing yang dilakukan oleh Pak Bupati untuk menghadirkan solusi pembangunan. Hari ini kami memberikan pinjaman untuk dua kegiatan, yakni jalan dan pariwisata,” ujarnya.

Dari total pembiayaan tersebut, sebesar Rp41 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Sementara Rp29 miliar lainnya difokuskan pada pengembangan pariwisata dan penataan kawasan perkotaan.

Skema pembiayaan ini menggunakan sistem pencairan berbasis progres proyek, sehingga penggunaan anggaran lebih terkontrol dan akuntabel. Jangka waktu pembiayaan ditetapkan selama 42 bulan atau sekitar 3,5 tahun sejak dana mulai dicairkan.

Faaris menjelaskan, pola kerja sama seperti ini bukan hal baru bagi Trenggalek. Pada masa pandemi Covid-19, PT SMI juga terlibat dalam pembiayaan pembangunan jalan dan fasilitas kesehatan yang kini dinilai sudah memberikan dampak nyata.

ADVERTISEMENT

“Bunga ada kenaikan sedikit menyesuaikan risiko, tetapi tetap bersifat konsesional dan di bawah suku bunga pasar,” jelasnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan, pembiayaan ini telah dirancang jauh hari dan bukan keputusan mendadak. Seluruh skema sudah masuk dalam dokumen perencanaan daerah dan mendapat persetujuan DPRD.

“Ini bukan keputusan tiba-tiba. Dari awal sudah kita rancang, termasuk sumber pendanaannya. DPRD juga sudah menyepakati pembiayaan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, awalnya kapasitas pembiayaan daerah diproyeksikan hingga Rp150 miliar. Namun setelah dilakukan penyesuaian kemampuan fiskal, angka tersebut dipatok menjadi Rp70 miliar agar tetap aman.

“Pembiayaan ini bukan beban, tetapi cara untuk mempercepat pembangunan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Trenggalek menargetkan pembiayaan ini mampu mendorong peningkatan akses jalan sekaligus mendongkrak kunjungan wisata. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat diharapkan ikut terdongkrak.

Selain itu, kerja sama dengan PT SMI juga akan berlanjut pada kajian pengelolaan sampah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Trenggalek.

Kabar Trenggalek - Politik

Editor: Zamz