KBRT - Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memegang peranan vital dalam pembentukan karakter dan pendidikan spiritual generasi muda di Kabupaten Trenggalek. Memasuki tahun 2026, data terbaru dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Trenggalek menunjukkan persebaran jumlah TPQ yang cukup signifikan di seluruh wilayah kecamatan.
Pemerataan pendidikan Al-Qur'an ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang Qur'ani. Berikut adalah rincian detail jumlah TPQ di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Daftar Isi [Show]
Berdasarkan data visual yang dirilis, terdapat variasi jumlah lembaga pendidikan Al-Qur'an di setiap wilayah. Kecamatan Watulimo tercatat sebagai wilayah dengan jumlah TPQ terbanyak, disusul oleh Kecamatan Gandusari dan Dongko.
Berikut adalah daftar lengkap jumlah TPQ di Kabupaten Trenggalek:
- Watulimo: 159 TPQ
- Gandusari: 140 TPQ
- Dongko: 126 TPQ
- Pogalan: 122 TPQ
- Panggul: 116 TPQ
- Durenan: 114 TPQ
- Trenggalek: 107 TPQ
- Tugu: 106 TPQ
- Pule: 103 TPQ
- Munjungan: 94 TPQ
- Suruh: 94 TPQ
- Bendungan: 93 TPQ
- Karangan: 91 TPQ
- Kampak: 89 TPQ
Analisis Pertumbuhan Pendidikan Al-Qur'an di Trenggalek
Dari total 14 kecamatan tersebut, terlihat bahwa hampir seluruh kecamatan di Trenggalek memiliki lebih dari 80 lembaga TPQ. Hal ini menunjukkan bahwa akses pendidikan agama non-formal sangat mudah dijangkau oleh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun di wilayah pegunungan dan pesisir.
Kecamatan Watulimo yang memimpin dengan 159 lembaga menunjukkan antusiasme religius yang sangat tinggi di wilayah pesisir selatan. Sementara itu, wilayah pusat kota (Kecamatan Trenggalek) tetap mempertahankan konsistensinya dengan 107 lembaga.
Peran Strategis TPQ
Keberadaan ratusan TPQ yang tersebar di 14 kecamatan bukan sekadar angka statistik, melainkan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Trenggalek. Lembaga ini menjadi benteng pertama dalam menangkal pengaruh negatif digitalisasi pada anak-anak.
Melalui kurikulum yang terstruktur, TPQ di Trenggalek tidak hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai adab, sopan santun, dan kemandirian sejak dini, yang selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bumi Menak Sopal.
Sinergi Kemenag dan Masyarakat dalam Modernisasi TPQ
Melimpahnya jumlah TPQ di tahun 2026 ini juga didorong oleh kemudahan akses administrasi melalui program Kemenag Berdampak, dan sistem Pusaka. Kantor Kemenag Trenggalek terus melakukan pendampingan agar setiap lembaga memiliki izin operasional yang resmi dan terdata secara digital.
Sinergi ini memudahkan penyaluran bantuan sarana prasarana serta peningkatan kompetensi bagi para pengajar (ustadz/ustadzah). Dengan administrasi yang rapi, kualitas pendidikan Al-Qur'an di setiap kecamatan, mulai dari Watulimo hingga Kampak, dapat terpantau secara berkelanjutan demi standarisasi mutu pendidikan agama.
Kabar Trenggalek - Trenggalekpedia
Editor: Zamz















