Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Kontras Wisata Trenggalek 2025: Pantai Bertahan, Guo Lowo Merosot

Di saat pantai masih jadi magnet wisata, kunjungan Guo Lowo Trenggalek anjlok drastis sepanjang 2025.

Poin Penting

  • Kunjungan Guo Lowo turun tajam di 2025
  • Pantai Mutiara dan Pasir Putih tetap mendominasi
  • Cuaca dan persaingan jadi tantangan utama

KBRT - Tren kunjungan wisata di Kabupaten Trenggalek sepanjang 2025 menunjukkan kontras yang cukup tajam antar destinasi. Saat wisata pantai masih menjadi primadona, kunjungan ke Guo Lowo justru mengalami penurunan signifikan.

Data Disparbud Trenggalek mencatat jumlah wisatawan Guo Lowo pada 2025 hanya mencapai 4.777 orang. Angka tersebut turun hampir setengah dibanding tahun 2024 yang masih mencatat 9.168 kunjungan.

Kepala Bidang Pemasaran Wisata Disparbud Trenggalek, Bambang Supriyadi, menyebut kondisi tersebut tidak lepas dari faktor cuaca dan karakter destinasi.

“Musim penghujan hampir terjadi sepanjang tahun, ini memang mempengaruhi pergerakan wisatawan,” kata Bambang.

Berbeda dengan Guo Lowo, destinasi pantai justru masih mendominasi arus wisata. Pantai Mutiara tercatat dikunjungi 360.084 wisatawan sepanjang 2025, meski turun dari tahun sebelumnya. Pasir Putih juga mencatat 310.273 kunjungan di tahun yang sama.

ADVERTISEMENT

Menurut Bambang, wisata minat khusus seperti gua memiliki sensitivitas tinggi terhadap cuaca, berbeda dengan pantai yang tetap diminati meski kondisi tidak selalu ideal.

Selain faktor alam, persaingan antar daerah juga menjadi tantangan. Banyak daerah lain menghadirkan destinasi wisata baru yang dikelola investor swasta dan menarik minat wisatawan.

“Destinasi wisata baru di Trenggalek dibanding daerah lain masih kurang bersaing. Kalau kita andalannya pantai,” ujarnya.

Disparbud berharap ke depan pengelolaan destinasi non-pantai seperti Guo Lowo bisa diperkuat agar tidak tertinggal di tengah tren pariwisata yang terus berubah.

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz