Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Diserbu Warga! Pasar Murah Safari Ramadan Trenggalek Jual Sembako Lebih Murah dari Harga Pasar

Safari Ramadan Pemkab Trenggalek di Rejowinangun menghadirkan pasar murah dan layanan kesehatan gratis yang diserbu warga menjelang Lebaran.

Poin Penting

  • Safari Ramadan Pemkab Trenggalek digelar di Masjid Mambaul Huda, Desa Rejowinangun.
  • Pasar murah menjual sembako di bawah harga pasar dan paling diminati telur serta minyak goreng.
  • Warga juga memanfaatkan layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan PPKB.

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan Safari Ramadan di Masjid Mambaul Huda, Desa Rejowinangun, Kecamatan Trenggalek, Kamis (12/03/2026). Selain menjadi agenda silaturahmi dengan warga, kegiatan ini juga menghadirkan pasar murah dan layanan kesehatan gratis yang ramai dimanfaatkan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Trenggalek, Edif Hayunan Siswanto, yang mewakili Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Menjelang Idul Fitri, pasar murah menjadi salah satu daya tarik utama. Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, seperti cabai, telur ayam, beras, gula, dan minyak goreng.

Dari berbagai komoditas yang tersedia, telur ayam dan minyak goreng menjadi produk yang paling banyak diburu warga. Telur dijual dengan harga Rp27.500 per kilogram, lebih murah dari harga pasar yang sekitar Rp30.000. Sementara minyak goreng dibanderol Rp15.500 per liter, sedikit lebih rendah dari harga pasar yang berkisar Rp16.500.

Menurut Edif, kegiatan tersebut menjadi upaya pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

“Kegiatan Safari Ramadan kali ini bersamaan dengan kegiatan layanan Mening Deh. Saya mohon maaf bilamana kegiatan safari ini dilaksanakan di waktu yang berbeda, siang hari tidak menjelang berbuka puasa. Alhamdulillah saya lihat hal ini tidak mengurangi semangat warga masyarakat, terbukti antusias warga yang sangat luar biasa,” kata Edif.

Selain pasar murah, Edif juga meninjau langsung layanan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan PPKB. Ia bahkan sempat mencoba layanan cek kesehatan yang disediakan untuk masyarakat.

Ia menyebut kegiatan pelayanan yang dibawa langsung ke desa tersebut bertujuan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemerintah.

ADVERTISEMENT

“Ini upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kita,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Edif juga menyinggung sejarah Desa Rejowinangun yang disebut memiliki tokoh penting dalam penyebaran Islam di Trenggalek, yakni Mbah Musdalifah. Selain itu ada pula tokoh Demang Telasih yang menurut cerita lokal berperan dalam proses syahadat masyarakat setempat pada masa kolonial Belanda.

Ia mengajak masyarakat menjaga nilai sejarah tersebut sekaligus mendukung generasi muda agar terus berkembang. Apalagi Rejowinangun berada di wilayah strategis yang menjadi pintu masuk menuju Kota Trenggalek.

Di akhir sambutannya, Edif juga mengingatkan warga terkait sejumlah tantangan yang sedang dihadapi masyarakat, mulai dari perubahan iklim hingga derasnya arus informasi digital.

“Saya harapkan masyarakat bisa memilah informasi dengan bijak. Dipilah mana yang benar dan mana itu informasi yang Hoax. Karena di era ini banyak orang yang tidak bertanggung jawab ingin menfitnah, mengadu domba dengan menyebarkan berita berita yang tidak benar,” imbuh Edif.

Ia juga mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap maraknya pinjaman online dan judi online yang banyak menjerat masyarakat.

“Meskipun pemerintah telah membatasi dan melakukan filter, tapi judi on-line dan juga pinjaman on-line masih saja marak dan banyak masyarakat yang menjadi korban,” kata dia. 

Kabar Trenggalek - Advertorial

Editor: Zamz