Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Apa Itu Kapitil? Kenali Lawan Kata Kapital

KBRT - Kapitil, telah resmi dimasukkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai anonim dari kapital. Kata ini, berarti kecil (berkaitan dengan huruf a,b,c, dan lainnya) yang digunakan untuk membedakan huruf dalam berbagai teks.

 

Sejak awal perilisannya, kata kapitil sempat viral di berbagai platform media sosial dan menjadi sebuah pertanyaan besar bagi warganet. Kenapa kata ini bisa masuk ke dalam KBBI dan apa arti sebenarnya?

 

Pengertian Kapitil

Dikutip dari laman resmi KBBI online, kapitil dijelaskan sebagai kata percakapan (cak) yang berarti kecil, khususnya berkaitan dengan huruf a, b, c, dan seterusnya. Dari sini, dapat kita simpulkan bahwa kapitil merupakan sebuah huruf kecil yang selama ini kita gunakan.

 

Berdasarkan penjelasan Kepala Badan Redaksi KBBI, Badan Bahasa, Dewi Puspita, yang kami kutip dari salah satu artikel detik, kata kapitil dalam ilmu linguistik termasuk ke dalam fonestem atau phonestheme.

 

Menurut kamus Merriam Webster, phonestheme adalah ciri umum bunyi yang muncul dalam sekelompok kata simbolik.

 

Selain itu, Label “cak” atau cakapan yang melekat pada kata ini menunjukkan bahwa kapitil termasuk ragam bahasa informal. Label ini, menandakan bahwa pengucapan kata kapitil lebih tepat dalam percakapan santai ketimbang dalam penulisan formal atau resmi.

 

Kapitil, sudah diusulkan masuk ke dalam KBBI oleh editor dari Balai Bahasa Aceh pada 2024. Kemudian, kata ini divalidasi lebih lanjut pada 2025 oleh tim KBBI.

 

Namun ketika awal kemunculannya, kata ini sudah mendapat banyak respon yang berbeda-beda dari masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang menganggap bahwa kata kapitil mirip dengan kata tak senonoh.

 

Menanggapi hal tersebut, pihak KBBI akan terus menerima aspirasi masyarakat terkait penggunaan kata kapitil. Jika memang mayoritas menganggap kata ini tidak senonoh, maka pihak KBBI siap mempertimbangkan kembali pemuatannya.

 

ADVERTISEMENT

Kata Gaul yang Sempat Viral

Selain kapitil, terdapat beberapa kata lain yang juga menarik banyak perhatian masyarakat. Berikut adalah beberapa daftar kata dalam KBBI yang sempat viral di media sosial.

 

  • Galgah

    Kata ini, pertama kali diperkenalkan oleh kreator TikTok bernama Bunga Reyza pada pertengahan 2025. Galgah, merupakan pengertian dari kondisi kerongkongan yang sudah lega atau segar karena telah minum, alias tidak dahaga lagi. Kata galgah, menjadi lawan kata dari kata haus yang dulu sempat dicari dan dijadikan tebak-tebakan lucu oleh masyarakat.

     

  • Mager

    Mager, merupakan singkatan dari malas gerak. Dulunya, kata ini hanyalah sebuah bahan bercandaan saja di internet. Namun, kini kata ini telah menjadi bagian dari kamus bahasa Indonesia, dengan makna enggan atau tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas apapun.

     

  • Julid

    Kata ini menggambarkan sikap iri dan dengki terhadap kesuksesan orang lain, biasanya, kata ini digunakan melalui komentar atau status di media sosial yang bersifat menyudutkan seseorang.

     

  • Ambyar

    Istilah ini, mulai populer melalui lagu dangdut koplo yang diartikan sebagai kondisi tercerai-berai, berpisah-pisah, atau sudahtidak bersama lagi.

     

  • Saltik

    Kata saltik, merupakan kependekan dari salah ketik yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai typo. Saltik, kini sudah tercatat resmi dalam KBBI sebagai istilah baku untuk kesalahan mengetik.

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz