KBRT - Manajemen RSUD dr. Soedomo Trenggalek memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 2026. Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan rawat inap dipastikan siaga penuh tanpa jeda.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Saeroni, menegaskan bahwa tidak ada perubahan mendasar dalam pola layanan selama bulan puasa.
“Pelayanan di rumah sakit selama bulan puasa itu pada prinsipnya tetap. Terutama di bagian instalasi gawat darurat dan rawat inap, pelayanannya 24 jam,” ujarnya.
Untuk menjaga ritme pelayanan, rumah sakit tetap menerapkan sistem tiga shift seperti hari biasa. Pembagian waktu kerja tenaga medis berlangsung dari pagi hingga malam secara bergantian.
“Sekali lagi, untuk rawat inap dan instalasi gawat darurat tetap 24 jam. Jadi tidak ada perubahan,” tegasnya.
Sementara itu, pelayanan poliklinik tetap berjalan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, mengikuti pola lima hari kerja. Adapun jam kerja administrasi berlangsung pukul 07.00 WIB sampai 14.30 WIB, dan khusus hari Jumat hingga pukul 11.30 WIB.
“Untuk administrasi jam kerjanya pukul 07.00 sampai 14.30. Kalau hari Jumat pukul 07.00 sampai 11.30,” jelas Saeroni.
Ia menambahkan, pola pelayanan selama Ramadan pada dasarnya tetap mengutamakan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama untuk kondisi darurat yang tidak mengenal waktu.
Kebijakan ini sejalan dengan praktik umum fasilitas kesehatan lain di Trenggalek, termasuk puskesmas yang tetap membuka layanan Unit Gawat Darurat selama 24 jam.
Dengan skema tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir jika membutuhkan penanganan medis mendesak saat menjalankan ibadah puasa.
Kabar Trenggalek - Kesehatan
Editor: Zamz





















