Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Safari Ramadan di Suruh, Wabup Trenggalek Serahkan e-KTP dan Singgung Anggaran Infrastruktur

Wabup Trenggalek Syah Mohamad Natanegara safari Ramadan di Suruh, meninjau pelayanan publik dan menyerahkan e-KTP sambil menjelaskan kondisi anggaran infrastruktur daerah

Poin Penting

  • Pemkab membawa pelayanan publik lebih dekat lewat program Makaryo Ning Desa Hebat.
  • Anggaran infrastruktur tahun ini naik menjadi Rp95 miliar meski ada efisiensi anggaran

SURUH, TRENGGALEK – Kegiatan Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Trenggalek di Kecamatan Suruh tidak hanya menjadi agenda silaturahmi. Dalam kegiatan itu, warga juga bisa mengakses layanan administrasi kependudukan secara langsung.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, hadir dalam Safari Ramadan di Masjid Al Jihad, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia meninjau pelayanan masyarakat sekaligus menyerahkan secara simbolis kartu tanda penduduk elektronik kepada warga yang mengurus dokumen pada kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan jemput bola pemerintah daerah yang dikenal dengan Makaryo Ning Desa Hebat atau Mening Deh.

“Ini upaya kami dalam melayani masyarakat dengan mendatangkan pelayanan yang ada di Kabupaten untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan Makaryo Ning Desa Hebat (Mening Deh). Kami sadar bilamana apa yang kami lakukan masih jauh dari kata memuaskan makanya itu kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” kata Mas Syah.

Didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Trenggalek, Saeroni, Wabup juga menyampaikan kondisi pembangunan daerah, terutama terkait kebutuhan infrastruktur jalan yang sering disampaikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pemerintah daerah memahami bahwa pembangunan jalan menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi warga. Namun kemampuan anggaran pemerintah daerah masih terbatas, terlebih setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“tentunya pemerintah daerah sangat mengerti kebutuhan masyarakat saat ini utamanya kebutuhan akan pembangunan infrastruktur jalan. Namun kemampuan anggaran pemerintah daerah memiliki keterbatasan akibat efisiensi anggaran. Setiap pergantian pemimpin negara, tentunya mempunyai prioritas pembangunan yang berbeda dan ini mengakibatkan adanya efisiensi anggaran,” imbuhnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap berupaya mencari jalan agar pembangunan tetap berjalan. Tahun ini, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek disebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Mas Syah menyebut, pada tahun ini anggaran pembangunan infrastruktur mencapai sekitar Rp95 miliar. Angka itu naik sekitar Rp60 miliar dibandingkan alokasi pada tahun sebelumnya.

Dengan peningkatan anggaran tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan jalan dan infrastruktur lain di Trenggalek bisa lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kabar Trenggalek - Advertorial

Editor: Zamz