KBRT - Cegukan, merupakan kontraksi tiba-tiba otot diafragma yang biasanya disebabkan oleh beberapa hal tertentu, seperti pola hidup, lingkungan, hingga kesehatan mental.
Ketika sedang beraktivitas, entah kenapa tiba-tiba kita mengalami cegukan. Hal tersebut, bukanlah sebuah kebetulan belaka, melainkan terdapat beberapa faktor lain yang mendasari terjadinya cegukan.
Cegukan, dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Berdasarkan data dari Alomedika, Tinjauan retrospektif pada sebuah rumah sakit umum di Amerika Serikat, mengidentifikasi bahwa sebanyak 55 dari 100.000 pasien mengalami cegukan dalam setahun. Rentang usia orang yang mengalami cegukan tersebut, berkisar 9 bulan sampai 80 tahun.
Data ini, menunjukkan bahwa cegukan tak kenal yang namanya usia. Selain itu, dijelaskan pula Sekitar 48% pasien mengalami episode cegukan <48 jam, sementara 52% lainnya mengalami episode cegukan antara 48 jam sampai 30 hari.
Lantas, mengapa cegukan bisa terjadi pada manusia?
Pengertian & Penyebab Cegukan
Cegukan atau singultus, merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengeluarkan bunyi “hik” secara tiba-tiba dan tak disengaja. Cegukan, dapat bertahan selama beberapa menit atau bahkan hitungan hari.
Kondisi ini sendiri, tak kenal yang namanya usia. Cegukan, dapat terjadi pada orang tua hingga balita. Kondisi ini, dapat menyebabkan tekanan di dada, perut, dan tenggorokan, yang mana dapat menjadi suatu hal yang berbahaya bagi balita.
Namun perlu kalian ketahui, sebenarnya cegukan pada bayi merupakan suatu hal normal yang memang seharusnya terjadi dalam proses tumbuh kembang pada bayi.
Menurut beberapa sumber media, terdapat sebuah kasus kematian seorang kakek berusia 77 tahun yang diduga akibat cegukan yang tak henti-henti selama 2 minggu penuh.
Umumnya, cegukan pada pria sama dengan cegukan pada wanita. Kondisi ini, lebih sering ditemukan pada seseorang yang memiliki penyakit tertentu, atau suatu hal lainnya.
Masih dalam laman Alomedika, dijelaskan bahwa Insidensi cegukan ditemukan lebih tinggi pada pasien dengan penyakit Parkinson, keganasan, dan gastroesophageal reflux disease (GERD).
Penyebab cegukan sendiri, merupakan terdapat kontraksi yang tidak disengaja pada otot diafragma, yaitu otot yang berperan sangat penting dalam sistem pernapasan manusia.
Kontraksi ini, dapat disebabkan oleh beberapa hal contohnya seperti:
Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
Mengonsumsi makanan yang panas dan pedas
Mengonsumsi minuman bersoda atau beralkohol
ADVERTISEMENTMenelan udara saat mengunyah atau mengisap permen
Menelan terlalu banyak udara (aerophagia)
Mengalami perubahan suhu secara tiba-tiba
Merasa gugup, terlalu bersemangat, atau stres
Gangguan sistem pencernaan, seperti gastritis, tukak lambung, pankreatitis, kanker pankreas, kanker lambung, penyakit radang usus, penyumbatan usus, atau hepatitis
Gangguan metabolik, seperti kecanduan alkohol, diabetes, atau gangguan elektrolit
Gangguan ginjal, seperti gagal ginjal kronis
Gangguan saraf, misalnya akibat peradangan pada saluran napas, atau karena adanya tumor atau kista di leher
Gangguan pada otak, seperti stroke hemoragik, radang dan infeksi otak, tumor otak, multiple sclerosis, dan hidrosefalus
Gangguan di rongga dada, misalnya pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, asma, cedera pada dada, dan emboli paru
Gangguan jantung, contohnya serangan jantung dan peradangan selaput jantung
Gangguan mental, misalnya gangguan kepribadian, kecemasan, dan stres
Riwayat operasi pada dada atau perut
Selain itu, penggunaan obat-obatan seperti steroid, obat bius, obat penenang, obat kemoterapi, methyldopa, dan dexamethasone, juga dapat mempengaruhi terjadinya kondisi cegukan.
Cara Mengatasi Cegukan
Cegukan sementara, dapat hilang secara sendiri. Namun, terdapat beberapa cara yang diyakini mampu mempercepat hilang nya cegukan. Cara tersebut meliputi:
Menahan napas
Mengambil napas dalam
Berkumur dengan air es
Minum air dengan cepat
Minum air dingin dengan perlahan
Mengonsumsi air hangat dan madu
Bernapas menggunakan kantong kertas
Mengonsumsi 1 sendok teh gula
Mengonsumsi jahe segar
Mengisap potongan lemon
Namun, ketika cegukan berlangsung terlalu lama atau mengalami beberapa kondisi tertentu, seperti Sakit perut, Demam, Muntah, Sesak napas, dan beberapa hal tidak nyaman lainnya, sebaiknya kalian segera pergi ke dokter.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor: Zamz




















