KBRT – Pagi di Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, Senin (16/02/2026), mendadak berubah mencekam. Seorang warga yang melintas di sekitar DAM Cangkring sekitar pukul 05.00 WIB tak sengaja melihat sepeda motor dalam posisi tak wajar di dasar bendungan. Setelah didekati, ternyata bukan cuma motor pengendaranya juga ada di lokasi.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Tak butuh waktu lama, petugas dari Satlantas Polres Trenggalek bersama tim evakuasi turun ke lokasi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Miftahul, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sepeda motor yang ditemukan adalah Honda Beat dengan nomor polisi AG 5397 YAI.
“Warga awalnya melihat motor yang sebagian bodinya tenggelam. Setelah dicek, ternyata ada pengendaranya juga, lalu langsung minta bantuan,” terang Miftahul.
Proses evakuasi dilakukan bersama tim PSC 199 Trenggalek. Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Wildan Tio Arda Saputra (24), warga Desa Timahan, Kecamatan Kampak. Informasi yang dihimpun menyebutkan, Wildan dikenal sebagai pegiat seni musik dan cukup aktif berkegiatan di wilayah Kecamatan Trenggalek.
Jalur Sepi, Minim Saksi, Menurut Miftahul, hingga saat ini penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Lokasi DAM Cangkring dikenal sebagai jalur alternatif yang melewati area perkampungan dan relatif sepi, terutama pada pagi buta.
“Belum ada saksi mata dan tidak terdapat CCTV di sekitar lokasi. Kami masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, sepeda motor korban hanya mengalami lecet dan kerusakan ringan. Sementara hasil visum luar menunjukkan adanya luka robek pada bagian bibir tanpa tanda-tanda kekerasan lain.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz






















