KBRT - Beredar video viral seorang laki-laki melakukan kekerasan terhadap wanita berujung maut. Saat ini, jenazah korban berinisial DW sedang dilakukan pemeriksaan intensif di RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk mengetahui penyebab, Minggu (01/03/2026).
Kasi Humas Polres Trenggalek AKP Katik menjelaskan, mulanya korban DW dirawat sejak Kamis, (26/02/2026) di Puskesmas Pule. Karena tidak ada perkembangan terkait kesehatan, korban akhirnya dilarikan di rumah sakit RSUD dr Soedomo Trenggalek.
Rentetan meninggalnya korban menjadi panjang, setelah video kekerasan viral dan ditemukan barang bukti yang diduga korban minum obat rumput merek gramason. Mulanya, tim Inafis melakukan visum akhirnya jenazah korban dilakukan autopsi.
“Sekitar Pukul 05.00 Wib sore tadi korban dinyatakan meninggal dunia,” terang Katik saat dikonfirmasi sejumlah awak media.
Video yang beredar tersebut itu seorang laki-laki melakukan penganiayaan dengan memakai kaos Sat Samapta. Namun pihak Polres Trenggalek memastikan bahwa seorang laki-laki itu bukan anggota Polisi. Bahkan soal kekerasan yang terjadi, Polisi belum menerima laporan dari pihak manapun.
“Untuk kami amankan 1 orang diduga pelaku, dengan menggunakan identitas Sat Samapta kami informasikan dan pastikan bahwa pelaku bukan anggota polri atah polres trenggalek,” jelasnya.
Dari informasi yang berkembang di masyarakat, soal status hubungan korban dan terduga pelaku masih belum dapat dipastikan. Sehingga menunggu penyelidikan lebih lanjut dari Polres Trenggalek.
“Kami melihat dengan kejadian ini Satreskrim Polres Trenggalek akan melakukan otopsi terhadap korban supaya bisa dipastikan meninggalnya karena apa, karena dikaitkan dengan video beredar ada penganiayaan dan dikaitkan dengan temuan barang bukti meminum obat gramason,” ujarnya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz





















