Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Cek Kesehatan Gratis Buka Fakta, Warga Trenggalek Masih Minim Bergerak

Hasil Cek Kesehatan Gratis 2025 di Trenggalek mengungkap rendahnya aktivitas fisik warga, disertai temuan hipertensi dan gangguan kesehatan gigi.

Poin Penting

  • Lebih dari 184 ribu warga Trenggalek mengikuti CKG sepanjang 2025
  • Aktivitas fisik rendah menjadi temuan paling dominan
  • Hipertensi dan gangguan kesehatan gigi masih banyak ditemukan

KBRT - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah selama tahun 2025 memunculkan gambaran kondisi kesehatan warga Kabupaten Trenggalek. Dari ratusan ribu warga yang diperiksa, persoalan kurangnya aktivitas fisik menjadi temuan paling menonjol.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kabupaten Trenggalek mencatat, hingga awal Desember 2025, sebanyak 184.643 warga telah mengikuti CKG. Pemeriksaan tersebut mencakup seluruh kelompok usia, mulai bayi baru lahir hingga lanjut usia.

Kepala Dinkes Dalduk KB Trenggalek, Sunarto, menjelaskan bahwa CKG merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat di sektor kesehatan.

“Program CKG merupakan bagian dari quick win atau program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan,” kata Sunarto, Kamis.

Ia menegaskan, tidak ada kelompok usia tertentu yang diutamakan dalam pelaksanaan CKG. Seluruh lapisan masyarakat menjadi sasaran pemeriksaan sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan secara menyeluruh.

“Semua kelompok usia menjadi sasaran karena ini merupakan Program Strategis Nasional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 79.099 warga atau sekitar 92,45 persen responden tercatat memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular.

Selain persoalan aktivitas fisik, hasil CKG juga menemukan 28.009 orang atau 26,69 persen mengalami hipertensi. Masalah kesehatan gigi masih menjadi temuan dominan, yakni karies gigi pada 36.334 orang atau 48,35 persen serta kasus gigi hilang pada 25.797 orang atau 34,21 persen.

“Kami juga menemukan 16.726 orang atau 15,94 persen mengalami prehipertensi, serta 15.788 orang atau 18,11 persen mengalami prediabetes,” kata Sunarto.

Untuk menekan risiko penyakit, Dinkes Dalduk KB Trenggalek terus menguatkan langkah promotif dan preventif melalui 22 puskesmas. Upaya tersebut dilakukan dengan kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengendalian penyakit kronis.

Sunarto mengakui, masih ada sebagian masyarakat yang belum menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kebutuhan rutin.

“Padahal, CKG sangat bermanfaat untuk deteksi dini penyakit, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih awal dan peluang kesembuhan lebih tinggi,” ujarnya.

Kabar Trenggalek - Kesehatan

Editor: Zamz