Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Cabai “Pedas” di Kantong Warga Trenggalek, Harga Sempat Tembus Rp100 Ribu Saat Ramadan

Harga cabai di pasar Trenggalek sempat menyentuh Rp100.000 per kilogram pada awal Ramadan sebelum turun ke kisaran Rp82.000.

Cabai “Pedas” di Kantong Warga Trenggalek, Harga Sempat Tembus Rp100 Ribu Saat Ramadan

Poin Penting

  • Harga cabai di Trenggalek sempat tembus Rp100.000 per kilogram.
  • Saat ini harga mulai turun ke kisaran Rp82.000 per kilogram.
  • Pemkab Trenggalek siapkan subsidi Rp3.000 per kilogram untuk menekan inflasi.

TRENGGALEKHarga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Trenggalek selama Ramadan relatif stabil. Namun, cabai menjadi komoditas yang paling mencuri perhatian karena mengalami kenaikan cukup tajam hingga sempat menembus Rp100.000 per kilogram.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek, Saniran, mengatakan lonjakan harga tersebut terjadi pada awal Ramadan. Saat ini, harga cabai mulai turun dan berada di kisaran Rp82.000 per kilogram.

"Bahan pokok sementara mulai stabil, pasokan tetap, yang penting pasokan tetap tersedia, hari Jumat (06/03/2026) kami keliling pasar bersama tim," kata Saniran.

Menurut Saniran, dari berbagai komoditas dapur, cabai memang menjadi yang paling fluktuatif selama Ramadan. Harganya bisa naik dan turun dalam waktu singkat mengikuti pasokan dan permintaan di pasar.

"Harganya stabil, tapi yang paling fluktuatif adalah harga cabai, naik turun, sekarang sudah mulai bagus, di harga Rp82.000 per kilogram, pernah menyentuh Rp100.000 di awal bulan ramadan," jelasnya.

Selain cabai, harga daging ayam juga mengalami sedikit kenaikan. Saat ini, harga ayam potong di pasar berada di kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

"Daging ayam Rp38.000 sampai Rp40.000 per kilogram, jadi ada kenaikan sedikit dengan kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujarnya.

Untuk menekan gejolak harga, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan langkah pengendalian inflasi. Salah satunya dengan memberikan subsidi harga cabai bagi pedagang di pasar tradisional.

Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Jatim lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Upaya pengendalian inflasi kami melakukan subsidi harga terutama untuk cabai, kerjasama dengan bank jatim CSR, jadi di pasar kami subsidi per kilogram Rp3.000 insya alloh berjalan 2 minggu nanti," tambah Saniran.

Program subsidi tersebut diharapkan bisa membantu menstabilkan harga cabai sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Kabar Trenggalek - Ekonomi

Editor: Zamz