Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Bupati Cup Basket Trenggalek Jadi Etalase Talenta Muda, Budaya dan UMKM Ikut Naik Panggung

Turnamen Basket Bupati Cup ke-3 Trenggalek tak sekadar adu skor. Ajang ini jadi ruang pembinaan atlet muda, seni budaya, hingga ekonomi kreatif lokal.

Poin Penting

  • Bupati Cup Basket ke-3 diikuti 38 tim SD hingga SMA putra-putri
  • Mengusung tema The Power of Culture, dipadukan dengan dance dan fotografi
  • Hadir pelatih dan pemain Pacific Caesar Surabaya, buka jalur ke level profesional

KBRT - Turnamen Bola Basket Bupati Cup ke-3 Kabupaten Trenggalek resmi dibuka di GOR Gajah Putih, Senin (09/02/2026). Ajang tahunan ini bukan cuma soal menang-kalah di lapangan, tapi juga menjadi panggung pembinaan atlet muda, kolaborasi budaya, hingga penggerak ekonomi lokal.

Digelar selama 11 hari, mulai 3 hingga 14 Februari, turnamen ini memperebutkan Piala Bupati Trenggalek dengan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA putra dan putri. Total ada 38 tim basket yang ambil bagian, ditambah 11 peserta kompetisi dance.

Mengusung tema “The Power of Culture”, Bupati Cup kali ini tampil beda. Selain pertandingan basket, panitia juga menyuguhkan kompetisi dance, fotografi, dan videografi, yang membuat atmosfer GOR Gajah Putih terasa lebih hidup dan dekat dengan dunia kreatif anak muda.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, yang akrab disapa Mas Ipin, mengapresiasi konsistensi PERBASI Trenggalek dalam menjalankan pembinaan olahraga sejak usia dini.

“Terima kasih ini kan bentuk tanggung jawab cabor ketika mereka tergabung ke dalam KONI, menerima hibah, lalu benar-benar dimanfaatkan untuk pembinaan anak-anak usia dini dan menyelenggarakan turnamen. Ini yang memang kita harapkan,” kata Mas Ipin.

Mas Ipin juga menyoroti kreativitas penyelenggaraan turnamen yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi turut memberdayakan pelaku usaha lokal.

“PERBASI Trenggalek didukung oleh PERBASI Jawa Timur. Kreatif menggelar turnamen basket seperti ini, juga memberdayakan UMKM. Jadi tidak cuma prestasi, tapi dari sisi ekonomi juga bagus,” imbuhnya.

Tak berhenti di situ, Mas Ipin mengungkap adanya tantangan dari Ketua PERBASI Jatim agar Trenggalek siap menjadi tuan rumah Liga Jatim pada tahun depan.

“Saya berharap bisa kesampaian, sehingga nanti kita bisa mengantarkan bibit-bibit unggul masuk ke radar pembinaan yang lebih tinggi di level Jawa Timur,” ujarnya.

Kehadiran pelatih dan pemain Pacific Caesar Surabaya dalam pembukaan turnamen ini juga dinilai Mas Ipin sebagai sinyal positif bagi masa depan basket Trenggalek.

“Kalau di sepak bola kita punya jangkar ke Persebaya. Sekarang di basket kita link up dengan Pacific Caesar Surabaya. Yang penting talent di grassroot punya jangkar ke level profesional,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua PERBASI Jawa Timur, Grace Evi Ekawati atau Mama Evi, memberikan pujian atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Trenggalek terhadap olahraga basket.

“Luar biasa PERBASI Trenggalek, apalagi bupatinya sangat support dan energik. Punya sisi yang bisa jadi role model untuk anak muda,” ujarnya.

Mama Evi juga mengingatkan agar Trenggalek tidak terlalu mudah melepas atlet potensial ke luar daerah.

“Tantangannya, jangan semudah itu melepas atlet ke luar Jatim. Ketika Trenggalek jadi tuan rumah, siapa yang main kalau semuanya keluar. Padahal potensi dan fasilitas di Trenggalek tidak kalah,” tegasnya.

Ketua panitia penyelenggara, Mohammad Eka, menjelaskan bahwa Bupati Cup ke-3 dirancang sebagai ruang temu olahraga dan kreativitas generasi muda.

“Turnamen ini adalah Bupati Cup yang ke-3. Temanya The Power of Culture, bagaimana olahraga digabungkan dengan seni dan kreativitas anak muda,” jelasnya.

Ia menambahkan, jangkauan peserta tahun ini semakin luas. Jika sebelumnya didominasi wilayah dataran, kini turnamen mulai merambah kecamatan lain.

“Biasanya hanya dataran, sekarang sudah ada peserta dari Kecamatan Tugu dan Kecamatan Suruh,” ujarnya.

Menambah daya tarik, Bupati Cup Basket ke-3 juga dihadiri Diky Freedo selaku pelatih kepala Pacific Caesar Surabaya, serta Dio Freedo Putra Prasetya dan Daffa Dhoifullah, pemain basket profesional Indonesia.

Kehadiran mereka menjadi suntikan motivasi bagi para peserta, sekaligus bukti bahwa mimpi menembus level profesional bukan hal mustahil bagi anak-anak muda dari Bumi Menaksopal.

Kabar Trenggalek - Olahraga

Editor: Zamz