Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Domino Jadi Cabang Olahraga Resmi Nasional, Trenggalek Bentuk Pengurus Baru

Orado Trenggalek membentuk pengurus baru dan menyiapkan program pelatihan wasit serta turnamen kategori junior dan umum.

Poin Penting

  • Domino resmi masuk cabang olahraga nasional.
  • Orado Trenggalek membentuk pengurus cabang baru.
  • Program awal: pelatihan wasit dan turnamen tingkat kabupaten.

Trenggalek - Permainan domino atau gaple telah resmi masuk sebagai cabang olahraga nasional. Di Kabupaten Trenggalek, kepengurusan cabang Olahraga Domino Indonesia (Orado) mulai dibentuk sebagai tindak lanjut instruksi dari pengurus provinsi.

Ketua Cabang Orado Trenggalek, Irvar nur Rofik, mengatakan pembentukan pengurus dilakukan setelah dirinya mengikuti deklarasi di Jakarta dan ditunjuk untuk memimpin kepengurusan tingkat kabupaten.

“Instruksi dari pengurus provinsi agar segera membentuk pengurus cabang, kebetulan saya diajak ke Jakarta untuk deklarasi dan ditunjuk sebagai pengurus cabang,” ujar Irvan Nur Rofik (6/2/26). 

Pria berjuluk Klepon tersebut menegaskan, dengan masuknya domino sebagai cabang olahraga resmi, semestinya bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap permainan tersebut.

“Intinya, dengan masuknya permainan domino sebagai cabang olahraga resmi nasional, hendaknya tidak dipandang lagi sebagai sesuatu yang negatif. Justru sekarang ada kompetisi positif dari Domino,” kata dia.

Menurutnya, setelah kepengurusan terbentuk, Orado Trenggalek akan menyusun program kerja. Salah satu agenda awal yang dianggap mendesak adalah pelatihan wasit dan penyelenggaraan turnamen tingkat kabupaten.

“Kami bentuk dulu pengurusnya, setelah itu menyusun program. Yang urgen untuk dilakukan melatih wasit dan mengadakan turnamen tingkat kabupaten,” ujarnya saat ditemui. 

Ia menjelaskan, turnamen Orado memiliki dua kategori, yakni kategori junior usia 14-18 tahun dan kategori umum tanpa batas usia.

ADVERTISEMENT

“Ada dua kategori turnamen Orado, yaitu kategori remaja (14-18) dan umum (tanpa batas usia),” kata Irvan Nur.

Dalam format Orado, permainan domino dimainkan secara beregu. Satu pertandingan diikuti empat orang yang terbagi menjadi dua tim.

“Tidak terlalu jauh berbeda dengan permainan domino (gaple) hanya saja ini ada tim. Permainan diisi oleh 4 orang dengan 2 tim. Dan alat permainannya tidak memakai kartu tetapi batu,” ujarnya.

Klepon berharap domino yang sering dimainkan masyarakat saat ini bisa mengikuti aturan permainan dengan format baru, agar bisa sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet dari desa bahkan RT. 

“Kami berharap, permainan domino ini kembali dimainkan sampai level RT, namun dengan format baru, siapa tahu nanti ada warga desa yang bisa bermain sampai kancah nasional seperti Seagame,” kata dia. 

Perlu diketahui, Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) adalah induk organisasi resmi yang dibentuk pada Januari 2026 untuk menaungi, mengatur, dan mengembangkan permainan domino (gaple) menjadi olahraga prestasi yang profesional di Indonesia.

Saat ini Orado pusat dipimpin oleh Yooky Tjahrial, bertujuan mengubah citra domino menjadi olahraga cerdas, sportif, dan terstruktur, serta berencana menggelar kejuaraan nasional untuk menjaring atlet berbakat. 

 

Kabar Trenggalek - Olahraga

Editor: Zamz