Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Wagub Jatim Emil Dardak Kunjungi Lokasi Longsor KM 16 Trenggalek-Ponorogo: Penanganan Harus Hati-hati

Kunjungan Emil Dardak meninjau lokasi longsor KM 16 Trenggalek–Ponorogo memastikan penanganan tebing rawan dilakukan dengan kajian teknis.

Wagub Jatim Emil Dardak Kunjungi Lokasi Longsor KM 16 Trenggalek-Ponorogo: Penanganan Harus Hati-hati

Poin Penting

  • Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak meninjau lokasi longsor KM 16 Trenggalek–Ponorogo dan
  • memastikan penanganan tebing rawan dilakukan dengan kajian teknis.

TUGU, TRENGGALEKWakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, meninjau langsung lokasi longsor di Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo kilometer 16, tepatnya di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kamis (05/03/2026). 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses evakuasi material dan langkah penanganan lanjutan berjalan aman.

Dalam peninjauan tersebut, Emil menegaskan bahwa penanganan di lokasi longsor harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kondisi tebing yang masih berisiko.

“Kita berurusan dengan tebing yang beresiko, sehingga penanganan harus ekstra hati-hati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim gabungan sebelumnya telah berhasil membersihkan batu besar yang sempat menutup badan jalan. Batu tersebut dipecah menggunakan alat berat dan dipindahkan dari lokasi.

Namun, dampak jatuhnya batu besar tersebut sempat menghantam badan jalan dengan cukup keras. Selain itu, satu batu lain masih berada di tebing dan posisinya menggantung sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

“Baru sudah dibersihkan, ada dua batu besar. Saru di badan jalan, sudah dipecah dan dibersihkan dari badan jalan. Tapi badan jalan mengalami hantaman yang sangat keras akibat jatuhnya batu tersebut. Dan satu batu lagi masih menggantung di bagian tebing,” katanya.

Menurut Emil, langkah yang dilakukan saat ini merupakan penanganan darurat agar kerusakan tidak semakin meluas dan proses perbaikan tidak menjadi lebih sulit.

“Maka ini adalah langkah darurat untuk menghindari kerusakan lebih parah. Dan dapat membuat perbaikan bertambah sulit,” jelasnya.

Ia juga menyinggung keberadaan dinding penahan tanah yang dibangun sekitar tahun 2017 di lokasi tersebut. Struktur itu dinilai cukup efektif menahan dampak longsor sehingga kerusakan tidak semakin parah.

ADVERTISEMENT

“Kedua, dinding Penahan ini saya ingat dibangun sekitar 2017 dan ternyata terbukti dapat mencegah kerusakan yang lebih parah,” ungkapnya.

Meski begitu, beberapa bagian struktur terlihat mengalami kerusakan ringan akibat hantaman material longsor.

“Namun demikian, ada titik2 yang terdampak, gompil. Tapi gompil ini mengindikasikan struktur ini kokoh, sehingga perbaikannya nanti ditambal,” tambah Emil.

Untuk memastikan kondisi tebing secara menyeluruh, Pemprov Jatim juga melibatkan tenaga ahli geologi serta tim teknis dari perguruan tinggi. Kajian ini bertujuan memetakan potensi longsor susulan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

“Melibatkan geologi, kompetensi teknis, dari ITS, Haris, beliau Ikatan ahli geologi. IAGI juga membantu kami menangani KM18. Sekarang tim turun dari ITS, ini dianalisa dan dapat gambaran mahkota longsor 140 meter,” katanya.

Menurut Emil, kajian lanjutan akan menggunakan teknologi pemindaian untuk membaca kondisi lapisan tanah di bagian atas tebing.

“Makanya, ini perlu Leader light image detection and ranging. Itu bisa melihat lapisan tanah atas,” jelasnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pemerintah dan tim teknis akan terus memantau kondisi di lapangan sebelum jalur tersebut kembali dibuka sepenuhnya. Jika kondisi memungkinkan, arus lalu lintas akan diatur dengan sistem buka tutup satu jalur.

“Kalaupun ini arus lalu lintas bisa lewat, itu sistem buka tutup satu jalur, supaya tidak terlalu berat. Kalau hujan tutup total,” ujar dia. 

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz