Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

UMKM Roti Trenggalek Kena Imbas Kenaikan Harga Plastik, Harga Jual Bakal Menyesuaikan

Kenaikan harga plastik di Trenggalek berdampak ke UMKM roti. Pelaku usaha berencana menaikkan harga jual dalam waktu dekat.

Poin Penting

  • Kenaikan harga plastik berdampak langsung ke UMKM roti di Trenggalek
  • Biaya produksi ikut naik, dari bahan hingga distribusi
  • Pelaku usaha berencana menaikkan harga jual produk

TRENGGALEK - Kenaikan harga plastik di Trenggalek mulai berdampak langsung ke pelaku UMKM, khususnya usaha roti. Lonjakan yang terjadi sejak usai Lebaran itu tidak hanya membebani biaya kemasan, tetapi juga ikut mendorong naiknya berbagai komponen produksi lainnya.

Pelaku UMKM roti di Trenggalek, Muhammad Sulhan, mengaku usahanya terdampak cukup serius akibat kenaikan tersebut. Ia menyebut efeknya merembet ke banyak aspek dalam proses produksi.

“Sangat terdampak, terkait dengan kenaikan harga plastik, banyak menimbulkan berbagai efek, terutama dari bahan, tenaga kerja, transportasi,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga plastik tidak berdiri sendiri. Kondisi itu justru memicu kenaikan bahan baku lain yang digunakan dalam produksi roti.

“Kenaikan harga plastik berimbas dengan bahan-bahan baku yang lain untuk membuat roti,” lanjutnya.

Dengan kondisi tersebut, Sulhan memastikan dalam waktu dekat akan melakukan penyesuaian harga jual produknya. Kenaikan dari sisi pemasok disebut cukup signifikan.

“Dalam waktu dekat kami akan menyesuaikan harga. Kalau kami langsung dari pabrik 35-40 persen dari harga sebelumnya,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, lonjakan harga plastik juga dikeluhkan pedagang di Pasar Basah Trenggalek. Kenaikan yang awalnya terjadi menjelang Lebaran hingga kini belum menunjukkan penurunan, bahkan nilainya jauh di atas kenaikan normal.

Pedagang plastik, Catur Hermanto, menyebut kenaikan kali ini termasuk yang paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Kenaikan kali ini sampai puluhan ribu, beda jauh dari biasanya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, harga plastik kresek yang semula Rp36 ribu per ikat kini melonjak menjadi Rp65 ribu. Gelas cup plastik juga naik dari Rp13 ribu menjadi Rp24 ribu per slop.

“Harga sterofoam juga ikut mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp39 ribu, kini menjadi Rp45 ribu per paket,” katanya.

Kondisi ini membuat pelaku UMKM berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi biaya produksi terus naik, di sisi lain daya beli masyarakat belum tentu ikut meningkat.

Jika tren kenaikan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga berbagai produk olahan UMKM di Trenggalek akan ikut terkerek dalam waktu dekat.

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz