KBRT - Transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Trenggalek terus bergerak maju. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedomo kini resmi menyandang status sebagai rumah sakit kelas B, setelah seluruh proses administrasi kenaikan kelas dinyatakan rampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, Saeroni, menyampaikan bahwa seluruh regulasi pendukung kenaikan kelas telah disahkan, termasuk Peraturan Bupati yang menjadi dasar hukum perubahan klasifikasi rumah sakit.
“Proses naik kelas dari C ke B sudah selesai, mulai dari regulasi hingga peraturan bupatinya. Saat ini tinggal menunggu pengisian SOTK yang baru untuk kelas B,” ujar Saeroni.
Dengan status baru tersebut, struktur organisasi tata kerja (SOTK) RSUD dr Soedomo juga mengalami penyesuaian. Dalam klasifikasi rumah sakit kelas B, pimpinan rumah sakit akan dijabat oleh seorang direktur yang didampingi dua wakil direktur, masing-masing Wakil Direktur Umum dan Wakil Direktur Pelayanan.
Di bawah Wakil Direktur Umum, terdapat tiga bagian utama, yakni Bagian Perencanaan, Bagian Tata Usaha, dan Bagian Keuangan. Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan membawahi Bidang Pelayanan, Bidang Penunjang, serta Bidang Pengendalian dan Evaluasi.
Saeroni menjelaskan, pengisian jabatan struktural dalam organisasi baru tersebut berpeluang dilakukan secara bersamaan dengan pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
“Untuk pengisian, kemungkinan dilakukan bersamaan,” jelasnya.
Kenaikan kelas rumah sakit juga berdampak pada perubahan jenjang jabatan struktural. Direktur RSUD kelas B memiliki status eselon II B atau setara kepala dinas.
Sementara itu, jabatan wakil direktur berada pada eselon III A, setara sekretaris dinas. Sebelumnya, saat RSUD masih berstatus kelas C, jabatan direktur berada pada eselon III A.
“Direktur kelas B eselon II B, sedangkan wakil direktur eselon III A,” terangnya.
Selain perubahan organisasi, peningkatan kelas RSUD dr Soedomo juga diikuti dengan penguatan layanan medis, terutama pengembangan layanan subspesialis. Rumah sakit ini menyiapkan layanan subspesialis bedah, termasuk bedah onkologi, subspesialis anak, serta subspesialis penyakit dalam.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan tersebut, RSUD dr Soedomo menjalin kerja sama rujukan dan pengembangan layanan dengan RSUD dr Iskak Tulungagung.
“Kami menyiapkan pelayanan subspesialis dan bekerja sama dengan RSUD dr Iskak Tulungagung,” kata dia.
Kabar Trenggalek - Politik
Editor: Zamz















.jpeg)





