TRENGGALEK - Kronologi ledakan tabung gas LPG di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, mulai terkuak dari kesaksian warga sekitar. Peristiwa yang terjadi Sabtu (04/04/2026) pagi itu disebut berlangsung tak lama setelah ketiga korban pulang dari salat subuh.
Ledakan tersebut menyebabkan Marini (75), Winarni (54), dan Sulastri (61) mengalami luka bakar serius sebelum dievakuasi ke RSUD dr Soedomo Trenggalek.
Salah satu warga sekitar, Warno, menceritakan suasana saat kejadian. Ia menyebut warga langsung panik begitu mendengar suara ledakan keras dari dalam rumah korban.
"Setelah subuh itu, warga masih di musala sama di rumah. Tiba-tiba terdengar ledakan keras, terus ada yang teriak minta tolong dari dalam rumah," kata Warno.
Menurutnya, sebelum ledakan terjadi, ketiga korban sempat kembali ke rumah usai menunaikan salat subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Marini diketahui hendak memanaskan air, namun mencium bau gas menyengat di dapur.
Ia kemudian meminta Sulastri untuk memeriksa kompor, sementara Winarni juga berada di lokasi yang sama. Diduga terjadi kesalahpahaman saat pengecekan, hingga kompor justru dinyalakan dan memicu percikan api.
"Kayaknya salah paham, dikira disuruh ngecek malah dinyalakan. Langsung nyambar, apinya besar," ujarnya.
Warno mengatakan, setelah ledakan terjadi, warga langsung berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan dengan pakaian yang sudah terbakar.
"Satu orang keluar dari dapur bajunya sudah hangus, sambil teriak kepanasan. Yang dua lagi ada di dekat dapur, seperti jatuh dan berusaha memadamkan api," ungkapnya.
Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan menyiram tubuh korban menggunakan air seadanya. Setelah itu, mereka segera menghubungi ambulans.
"Langsung disiram air biar apinya padam, terus kita telepon ambulans. Nggak lama datang," tambahnya.
Sekitar 15 menit kemudian, ambulans pertama tiba dan mengevakuasi Marini serta Sulastri. Disusul ambulans kedua sekitar 10 menit berikutnya yang membawa Winarni.
Ketiga korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz













.jpeg)





