KBRT - Nissan Terrano merupakan salah satu SUV legendaris di Indonesia, yang sering dianggap sebagai alternatif versi Jepang Jeep Cherokee dengan harga yang lebih terjangkau.
Meskipun hanya satu generasi yang resmi dipasarkan di tanah air, mobil ini memiliki sejarah panjang dan varian yang sangat beragam.
Sejak pertama kali mengaspal di tanah air pada tahun 1995, Terrano telah mencuri perhatian berkat desainnya yang sangat maskulin dan kemampuan mesinnya yang tangguh untuk melintasi berbagai medan.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai spesifikasi, sejarah, serta kelebihan dan kekurangan Nissan Terrano, berdasarkan laman resmi OTO:
Daftar Isi [Show]
Sejarah dan Evolusi
Nissan Terrano pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1995, menyusul kesuksesan Nissan Pathfinder di pasar luar negeri. Sepanjang masa produksinya hingga tahun 2006, mobil ini mengalami dua kali penyegaran tampilan atau facelift.
Versi awal tahun 1995 dapat dikenali dari tiga lubang segaris di kap mesin dengan tipe SLX, SGX, dan AJ Limited 4x4. Pada facelift pertama tahun 1997, ciri khas lubang kap mesin dihilangkan dan varian berubah menjadi Spirit, Grand Road, dan Kings Road.
Evolusi terakhir pada tahun 2003, Terrano mendapatkan facelift kedua dengan tampilan lebih modern melalui lampu crystal clear, bumper plastik, dan grille yang lebih segar sebelum akhirnya posisinya digantikan oleh Nissan Terra.
Spesifikasi Performa
Dari sisi dapur pacu, Nissan Terrano secara konsisten menggunakan mesin berkode Z24 dengan kapasitas 2.400 cc SOHC 4 silinder yang masih mengandalkan sistem karburator.
Mesin ini, mampu menghasilkan tenaga sekitar 118 horsepower dan torsi maksimal 181 Nm, yang dirancang lebih untuk mengejar torsi daripada kecepatan tinggi.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 5 percepatan ke roda belakang 4x2, kecuali pada beberapa unit spesial dan tipe AJ Limited yang memiliki penggerak 4x4.
Penggunaan teknologi karburator yang sederhana membuat mesin ini sangat kuat, minim masalah elektrikal, dan bahkan masih toleran terhadap bahan bakar oktan rendah.
Spesifikasi Desain
Secara visual, Nissan Terrano memiliki dimensi panjang 4,3 meter, lebar 1,6 meter, dan tinggi 1,7 meter dengan bentuk bodi yang sangat boxy. Bagian depannya sering disamakan dengan Jeep Cherokee, sementara bagian belakangnya memiliki kemiripan dengan Range Rover klasik.
Masuk ke bagian interior, pengguna disuguhi material soft touch pada dashboard dan door trim dengan desain yang sederhana namun fungsional. Meskipun memiliki ruang kaki yang cukup lega, posisi duduk di baris kedua cenderung agak jongkok dan sedikit sempit untuk tiga orang dewasa.
Kelebihan, Kekurangan, dan Estimasi Harga
Kelebihan utama Nissan Terrano terletak pada desainnya yang timeless, kenyamanan suspensi yang empuk, serta kemudahan perawatan mesinnya.
Namun, calon pemilik harus memaklumi konsumsi bahan bakar yang cukup boros, berkisar antara 1:6 hingga 1:10 km/liter, serta fitur keselamatan yang masih sangat minim.
Saat ini, harga Nissan Terrano di pasar mobil bekas cukup bervariasi, mulai dari Rp 30 jutaan hingga menembus angka Rp 100 juta untuk kondisi yang sangat terawat.
Dengan pajak tahunan di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 jutaan, SUV ini tetap menjadi opsi menarik bagi mereka yang mencari mobil gagah dengan biaya pemilikan yang masuk akal.
Spesifikasi Teknis
Kategori | Detail Spesifikasi |
Mesin | Z24, 2.400 cc, SOHC, 4 Silinder |
Sistem Bahan Bakar | Karburator ADVERTISEMENT |
Tenaga Maksimum | 118 Horsepower (HP) |
Torsi Maksimum | 181 Nm |
Transmisi | Manual 5 Percepatan |
Sistem Penggerak | 4x2 (Roda Belakang) atau 4x4 (Khusus AJ Limited/Pesanan Spesial) |
Dimensi (P x L x T) | 4,3 m x 1,6 m x 1,7 m |
Jarak Sumbu Roda | 2,6 meter |
Suspensi | Cenderung empuk namun limbung di kecepatan tinggi |
Sistem Pengereman | Cakram (Depan) dan Tromol (Belakang) |
Kapasitas Penumpang | 5 Orang |
Konsumsi BBM | 1:6 km/liter hingga 1:10 km/liter (Estimasi) |
Fitur Keselamatan | Seat belt dan bodi tebal |
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz





















