Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Sempat Tertahan Karena Ada Konflik Timur Tengah, Bupati Trenggalek Akhirnya Dapat Tiket Pulang

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin akhirnya mendapat jadwal penerbangan pulang dari Arab Saudi setelah sempat tertahan akibat penutupan jalur udara.

Poin Penting

  • Bupati Trenggalek sempat tertahan di Arab Saudi karena jalur penerbangan transit ditutup.
  • Nur Arifin akhirnya mendapat rute pulang melalui India dan Singapura.
  • Meski berada di luar negeri, komunikasi dengan Pemkab Trenggalek tetap berjalan.

TRENGGALEKBupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, akhirnya mendapat kepastian jadwal kepulangan ke Indonesia setelah beberapa hari tertahan di Arab Saudi akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan bahwa rombongan bupati dijadwalkan kembali melalui rute penerbangan alternatif. Perjalanan dimulai dari Arab Saudi menuju India, kemudian melanjutkan transit di Singapura sebelum akhirnya menuju Surabaya.

Menurut Doding, perjalanan pulang itu dimulai pada Rabu (04/03/2026) dan diperkirakan tiba di Indonesia pada Jumat (06/03/2026).

“Waktu itu tertahan karena jalur penerbangan tempat beliau transit di Dubai ditutup demi keselamatan,” terang Doding di rumah dinasnya, Kamis (05/03/2026).

Sebelumnya, masa ibadah umrah Nur Arifin sebenarnya telah selesai pada Senin (02/03/2026). Namun kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat sejumlah rute penerbangan ditutup sementara sehingga kepulangan rombongan tertunda.

Selama berada di Arab Saudi, bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah di Tanah Suci sambil menunggu kepastian penerbangan pulang.

Setelah beberapa hari menunggu, ia akhirnya memperoleh tiket penerbangan melalui jalur alternatif.

“Saya dikabari beliau mendapat tiket. Penerbangan dimulai Rabu (04/03/2026) dan rencana tiba di tanah air pada Jumat (06/03/2026),” terang Doding.

ADVERTISEMENT

Meski berada jauh dari Trenggalek, komunikasi antara bupati dengan jajaran pemerintah daerah disebut tetap berjalan. Doding mengatakan Nur Arifin terus memantau perkembangan daerah dan memastikan aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal.

“Termasuk saya, beliau aktif memberi kabar dan memastikan kondisi birokrasi serta kegiatan di Trenggalek tetap berjalan,” katanya.

Dalam komunikasi tersebut, Nur Arifin juga sempat menyoroti beberapa agenda penting di daerah, salah satunya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang jaminan sosial.

Selain itu, ia juga memberi perhatian terhadap penanganan longsor yang menutup jalur utama Trenggalek–Ponorogo di kilometer 16, Kecamatan Tugu, yang terjadi pada Selasa (03/03/2026).

“Pesan beliau, longsor di kilometer 16 yang menutup jalur utama antar kota itu harus ditangani secara serius,” terang Doding.

Menindaklanjuti arahan tersebut, pihak DPRD bersama pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Trenggalek, disebut telah turun langsung ke lapangan untuk memantau proses penanganan.

Pemkab Trenggalek juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) guna mempercepat pembersihan material longsor, termasuk mendatangkan alat berat untuk membuka kembali akses jalan.

“Beliau tetap berkomunikasi di tengah ibadahnya. Kalau ada urusan Trenggalek, beliau pasti berkoordinasi dengan seluruh stakeholder,” ujar Doding.

Kabar Trenggalek - Politik

Editor: Zamz