Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Pria Asal Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan Bendungan Trenggalek

Penemuan jenazah pria di hutan Bendungan Trenggalek terungkap, korban diduga meninggal akibat kelaparan dan hipotermia.

Poin Penting

  • Jenazah pria asal Ponorogo ditemukan di hutan Bendungan Trenggalek
  • Tidak ditemukan tanda kekerasan, korban diduga meninggal karena kelaparan
  • Keluarga menerima kejadian sebagai musibah dan menolak autopsi

BENDUNGAN, TRENGGALEK - Warga Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang laki-laki di kawasan hutan Perhutani Petak 12 Dompyong, Minggu (29/03/2026). Korban diketahui bernama Nandim (80), warga Desa Bedoho, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo.

Kapolsek Bendungan, AKP Rudi Sugiarto, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB oleh warga yang sedang mencari rumput di hutan.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di kawasan hutan Perhutani. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula saat saksi mencium bau menyengat saat berada di area hutan. Saat ditelusuri, saksi menemukan sesosok tubuh laki-laki dalam kondisi tergeletak. Karena ketakutan, saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT dan diteruskan ke kepala desa hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Bendungan.

ADVERTISEMENT

Petugas bersama tim medis Puskesmas Bendungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. Hasilnya, identitas korban cocok dengan laporan orang hilang yang sebelumnya beredar di wilayah Bendungan sejak 21 Maret 2026.

“Berdasarkan hasil visum luar dan keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat kelaparan dan hipotermia,” jelas AKP Rudi.

Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap. Sementara itu, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan prosesi agama.

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz