Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

PN Trenggalek Apresiasi Aksi Damai Guru dan Mahasiswa

PN Trenggalek membuka akses pemantauan sidang kasus penganiayaan guru SMPN 1 Trenggalek di tengah aksi solidaritas PGRI dan GMNI.

Poin Penting

  • PN Trenggalek fasilitasi layar pantau untuk massa aksi
  • Aksi solidaritas PGRI dan GMNI berlangsung damai
  • Sidang putusan dijadwalkan 10 Februari 2026

KBRT - Aksi solidaritas ratusan guru dan mahasiswa di Pengadilan Negeri (PN) Trenggalek justru mendapat respons positif dari pihak pengadilan. Di tengah ramainya perhatian publik terhadap kasus penganiayaan guru SMP Negeri 1 Trenggalek, PN Trenggalek memilih membuka akses agar jalannya sidang bisa dipantau langsung.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen transparansi, sekaligus memberi ruang bagi publik untuk menyaksikan proses hukum terhadap terdakwa Awang Kresna Aji Pratama secara terbuka dan objektif.

Juru Bicara PN Trenggalek, Marshias Mereapul Ginting, memastikan seluruh rangkaian persidangan tetap berjalan aman dan tertib. Karena keterbatasan kapasitas ruang sidang, pengadilan menyediakan fasilitas tambahan bagi massa yang berada di luar gedung.

“Kami memfasilitasi layar monitor agar rekan-rekan PGRI dan GMNI yang berada di halaman tetap bisa menyaksikan persidangan secara langsung,” ujar Ginting.

Ia menjelaskan, agenda persidangan pada Selasa (03/02/2026) difokuskan pada pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari penasihat hukum terdakwa. Selama proses berlangsung, massa aksi menyampaikan aspirasi melalui orasi dan doa bersama tanpa menimbulkan gangguan.

Meski ratusan orang memadati area pengadilan, Marshias menegaskan aktivitas layanan publik tetap berjalan normal. Seluruh agenda persidangan lain dan pelayanan administrasi tidak terdampak.

ADVERTISEMENT

“Kedatangan massa tidak mengganggu agenda sidang lainnya. Petugas tetap melaksanakan distribusi tahanan dengan lancar, dan sidang-sidang lain berjalan normal seperti biasa,” tegasnya.

Situasi ini, lanjut Marshias, menjadi bukti bahwa profesionalitas pengadilan tetap terjaga meski menangani perkara yang mendapat sorotan luas dari masyarakat.

Perhatian publik kini tertuju pada agenda berikutnya, yakni sidang pembacaan putusan atau vonis yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/2/2026).

Menyikapi potensi meningkatnya jumlah massa saat sidang putusan nanti, PN Trenggalek menyatakan siap melakukan penyesuaian agar proses persidangan tetap kondusif.

“Kami akan memantau kondisi pekan depan. Jika diperlukan, kami kembali memfasilitasi publik agar proses peradilan tetap berjalan transparan dan kondusif,” ujar dia. 

Kabar Trenggalek - Hukum

Editor: Zamz