KBRT- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek tetap dilaksanakan selama masa libur semester sekolah. Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan ketentuan pihak sekolah bersedia menerima serta membantu proses pendistribusian kepada siswa.
Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, menjelaskan bahwa pendistribusian MBG selama libur semester berbeda dengan libur nasional atau tanggal merah yang tidak dilakukan penyaluran.
“Untuk MBG pada waktu libur sekolah masih tetap berjalan, dengan syarat sekolah masih mau menerima. Nanti anak-anak yang libur akan mengambil di sekolah,” ujar Saeroni.
Ia menegaskan, pada hari libur nasional maupun tanggal merah, pendistribusian MBG ditiadakan. Namun, khusus libur semester sekolah, program tersebut tetap berjalan seperti biasa.
Terkait teknis pelaksanaan di sekolah, Saeroni menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan petugas piket selama masa libur semester untuk membantu pendistribusian MBG.
“Informasi dari Pak Kadis Dikpora, di sekolah ada yang piket. Itu nanti yang mendistribusikan,” jelasnya.
Sementara itu, mengenai menu MBG selama libur semester, Saeroni memastikan tidak ada ketentuan khusus terkait jenis makanan yang dibagikan, baik makanan kering maupun basah.
“Tidak ada instruksi. Kering atau basah tidak ada ketentuan,” tegasnya.
Di sisi lain, Saeroni mengungkapkan bahwa dari total 50 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah aktif di Trenggalek, sebanyak 15 dapur saat ini menghentikan operasionalnya sementara waktu. Dengan demikian, hanya 35 dapur MBG yang masih beroperasi.
Penghentian sementara tersebut disebabkan dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang belum dicairkan. Akibatnya, 15 dapur memilih berhenti sementara, sementara 35 dapur lainnya tetap beroperasi dengan menggunakan anggaran mandiri.
“Hingga saat ini belum bisa dipastikan sampai kapan dapur MBG yang berhenti sementara akan kembali beroperasi,” ujar Saeroni.
Meski demikian, Saeroni memastikan bahwa informasi terkait penghentian sementara operasional sejumlah dapur MBG tersebut telah disampaikan kepada pihak sekolah penerima manfaat program.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz





















