Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Kenapa Harga RAM Naik? Ini Alasannya

KBRT - Salah satu komponen penting dalam sebuah perangkat elektronik yaitu RAM, kini sedang mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi. Lonjakan tersebut, berkaitan dengan permintaan pasar serta kebutuhan industri AI.

 

Random Access Memory (RAM) merupakan komponen pada perangkat elektronik yang berfungsi menyimpan data sementara agar aplikasi atau perintah dalam komputer bisa berjalan cepat dan lancar.

 

Komponen ini, menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah perangkat elektronik, seperti komputer, laptop, console game, HP, dan berbagai perangkat lainnya.

 

Berdasarkan data dari TrendForce, harga kontrak DRAM pada kuartal ketiga 2025 naik 171,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini, bahkan melampaui kenaikan harga emas yang berkisar 40% menurut laman World Gold Council.

 

Kenaikan ini, akhirnya juga akan mempengaruhi kenaikan harga dari perangkat elektronik, yang diperkirakan akan melonjak pada tahun 2026 ini.

 

Lantas, kenapa kenaikan ini terjadi?

 

Kelangkaan Chip DDR 5

Chip DDR5 merupakan generasi terbaru dari perangkat RAM. Seri ini, menawarkan performa yang unggul dalam peningkatan kecepatan transfer data, kapasitas, dan efisiensi daya dibandingkan versi sebelumnya yaitu DDR4.

 

Menurut informasi dari laman Murdockcruz, saat ini ketersediaan dari chip DDR5 sudah sangat menipis. Hal tersebut, membuat beberapa produsen di korea selatan menghentikan pesanan baru hingga akhir bulan.

 

Masih dalam laman yang sama, diungkapkan bahwa Harga SSD enterprise melonjak 15–35%, sementara memory server RDIMM naik antara 40% hingga 50%.

 

Tipisnya stok ini, menimbulkan dampak bagi para konsumen. Harga spot harian DRAM Exchange, menunjukkan DDR4 16Gb melonjak dari US$28 menjadi US$37 hanya dalam beberapa hari. DDR5 16Gb naik dari US$20 menjadi US$33 pada periode yang sama.

 

Meskipun DDR5 dinilai lebih unggul, malah DDR4 yang mengalami lonjakan paling tinggi. Kenaikan ini, tercatat mulai terjadi pada Juli hingga Oktober. 

ADVERTISEMENT

 

HBM Habis Terjual, Fulfillment Server Anjlok

Salah satu produsen DRAM terbesar di dunia yaitu SK Hynix dan HBM, membenarkan bahwa stok DRAM, NAND, dan HBM mereka telah terjual habis hingga tahun depan.

 

Saking ketatnya pasokan, penyedia cloud global kini membayar harga premium untuk pengiriman yang hanya 70% terpenuhi. OEM bahkan menerima hanya 30–40% dari pesanan mereka.

 

Sejak ledakan AI, pusat data milik OpenAI, AWS, dan Microsoft menjadi pelanggan terbesar memori dunia, karena setiap model AI dan tiap rak server membutuhkan jumlah DRAM dan HBM yang masif.

 

Hal inilah, yang membuat industri AI menjadi salah satu faktor yang andil dalam naiknya harga RAM di pasaran.

 

Dampak Naiknya Harga RAM

Melansir dari beberapa sumber, kenaikan harga ram akan berdampak pada industri perangkat elektronik lainnya. Hal tersebut, meliputi sebagai berikut:

  • Harga smartphone naik

  • Harga PC dan laptop naik

  • Harga komponen lain ikut naik

  • Industri AI mengalami perubahan

  • Siklus produksi RAM berubah

  • Spesifikasi Laptop Mengalami Penurunan Agar Harganya Tetap Terjangkau

  • Pasar PC Rakitan Makin Ketat

Dengan adanya hal ini, kita jadi tahu bahwa harga perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dan HP akan segera mengalami lonjakan yang sangat tinggi.

 

Oleh karena itu, jika kalian memang ingin berniat membeli atau mengganti device yang saat ini kalian miliki, sebaiknya jangan ditunda-tunda sebelum harganya naik sangat jauh.

 

Meskipun begitu, kalian masih tetap harus cermat dalam membeli sebelum menyesal atas pilihan yang kalian lakukan.

Kabar Trenggalek - Teknologi

Editor: Zamz