Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

JLS Trenggalek–Tulungagung Dikebut Jelang Mudik, Balai Jalan Target Rampung H-10 Lebaran

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional mengebut perbaikan Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung yang rusak dan rawan longsor agar aman dilalui saat mudik Lebaran 2026.

Poin Penting

  • Perbaikan jalan berlubang di Jalur Lintas Selatan Trenggalek–Tulungagung ditarget selesai H-10 Lebaran.
  • Kerusakan jalan dipicu infiltrasi air di bawah aspal pada ruas Prigi–Karanggongso.
  • Balai Jalan Nasional memasang sistem subdrain untuk mencegah penurunan jalan dan longsor berlanjut.

JLS,TRENGGALEK – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Jalur Lintas Selatan yang menghubungkan Trenggalek dan Tulungagung mulai dibenahi. Perbaikan dikebut agar kendaraan yang melintas di kawasan pesisir selatan tetap aman dan nyaman.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional wilayah Jawa Timur–Bali melalui satuan kerja wilayah II menargetkan seluruh penanganan kerusakan di ruas Jalur Lintas Selatan selesai sekitar sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah, mengatakan pekerjaan yang dilakukan saat ini fokus pada penambalan aspal di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

“Ada perbaikan patching (menambal) aspal dan targetnya H - 10 sudah selesai,” kata Tommy.

Selain lubang dan retakan aspal, tim juga menangani sejumlah titik jalan yang mengalami penurunan hingga longsor kecil. Penanganan dilakukan agar kondisi jalan tetap stabil sambil menunggu anggaran untuk perbaikan permanen.

“Kami pastikan penurunan longsoran tersebut tidak berlanjut, kami hanya mempertahankan elevasinya supaya kendaraan tetap bisa melintas atau secara fungsional,” lanjutnya.

Menurut Tommy, kerusakan jalan di beberapa titik jalur pesisir ini dipicu oleh infiltrasi air yang meresap ke lapisan bawah aspal. Kondisi tersebut baru diketahui setelah jalan digunakan.

ADVERTISEMENT

“Baru ketahuan kalau ada infiltrasi air yang terjadi sepanjang JLS Prigi sampai Karanggongso,” jelasnya.

Ruas yang dimaksud berada di kawasan pesisir Kecamatan Watulimo, termasuk jalur menuju kawasan wisata seperti Pantai Prigi dan Pantai Karanggongso.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim teknis memasang sistem drainase bawah permukaan atau subdrain di beberapa titik kaki lereng. Sistem ini berfungsi menangkap aliran air yang masuk ke badan jalan agar langsung dialirkan keluar.

Dengan cara itu, air tidak lagi meresap ke struktur jalan yang bisa menyebabkan aspal cepat rusak atau badan jalan turun.

“Begitu juga di lokasi longsoran kami akan memasang subdrain di bahu jalan sehingga jalannya tidak semakin turun,” kata dia.

Perbaikan ini diharapkan membuat jalur selatan tetap bisa dilalui dengan aman saat musim mudik sekaligus mendukung mobilitas wisatawan yang menuju kawasan pantai di Trenggalek selama libur Lebaran.

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz