Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Direktur Baru PDAM Trenggalek Terpilih, Pemkab Bidik Layanan Lebih Ngebut dan PAD Naik

Pemkab Trenggalek berharap direktur baru PDAM mampu tingkatkan layanan, perluas pelanggan, dan genjot pendapatan daerah.

Poin Penting

  • Direktur PDAM terpilih dari 7 pendaftar
  • Punya pengalaman 34 tahun di dunia air minum
  • Pemkab dorong peningkatan layanan dan pendapatan

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menaruh harapan besar pada direktur baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang baru saja terpilih dari tujuh pendaftar. Sosok Khoirul Ansori, yang kini menjabat di Unit PDAM Lawang, Malang, dinilai punya bekal kuat untuk membawa perubahan, terutama dalam peningkatan layanan dan pendapatan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Trenggalek, Cusi Kurniawati, menyebut sektor air minum daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh.

“PDAM ini sangat prospektif, jadi memang, memerlukan lebih baik, lebih inovatif, kreatif, lebih cepat dan menghasilkan, baik pelayanan maupun pendapatan,” ujarnya.

Menurut Cusi, pengalaman panjang direktur baru yang sudah berkecimpung sekitar 34 tahun di dunia PDAM menjadi modal penting untuk mendorong pembenahan di berbagai lini.

Ia menilai, PDAM Trenggalek tidak hanya dituntut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki.

“Dari sini untuk Direktur baru bisa membawa PDAM Trenggalek lebih baik, bisa lebih maju dan berkembang dari sisi layanan maupun dari sisi bisnis,” jelasnya.

Salah satu potensi yang disorot adalah produk air minum dalam kemasan “Tirta Pure” yang dinilai memiliki kualitas baik dan peluang pasar yang masih terbuka luas.

ADVERTISEMENT

“Apalagi kami tahu saat ini PDAM punya produk Tirta Pure, produknya secara berkualitas cukup bagus, dari sumber air rasa bagus, sehingga prospek untuk bisa dikembangkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemkab juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi, mulai dari kebocoran jaringan hingga rendahnya cakupan layanan pelanggan.

“Dari sisi cari duit dari produk, dari sisi pelayanan ya dari pelanggan PDAM, pembenahan kebocoran dan sebagainya, pengelolaan khusus di internal juga,” paparnya.

Cusi menegaskan, sebagai perusahaan layanan publik, PDAM tetap harus menempatkan pelayanan sebagai prioritas utama. Namun, pelayanan yang baik diyakini akan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kan kalau PDAM itu beda dengan Perseroda, jadi yang lebih utama pelayanan, dengan pelayanan yang baik itu kami, yakin akan menghasilkan PAD baik, seperti cakupan pelanggan harus diperluas, kemudian dari sisi tirta pure itu digenjot sebagai sumber penghasilan,” pungkasnya.

Dengan kombinasi pengalaman direktur baru dan dorongan pembenahan dari pemerintah daerah, PDAM Trenggalek diharapkan bisa tampil lebih adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat ke depan.

Kabar Trenggalek - Advertorial

Editor: Zamz