KBRT - Memahami kesehatan aki mobil, merupakan kunci utama agar perjalanan kalian tidak terhambat, berkat kendala mesin yang sulit menyala secara tiba-tiba.
Tak jarang, pemilik kendaraan terkecoh oleh angka voltase yang terlihat normal, padahal kemampuan simpan daya aki tersebut sebenarnya sudah berada di ambang batas.
Oleh karena itu, kami akan membagikan panduan ringkas mengenai cara mendeteksi kelemahan aki serta prosedur pengecasan mandiri secara aman dan praktis di rumah. Berikut adalah rinciannya.
Cara Cek Kondisi Aki yang Lemah
Untuk mengetahui apakah aki mobil masih sehat atau sudah lemah, kalain tidak bisa hanya mengandalkan pengecekan voltase saat mesin dalam posisi diam. Aki yang bermasalah sering kali tetap menunjukkan angka normal di kisaran 12 Volt pada avometer saat tidak ada beban.
Disisi lain, kekuatannya akan terlihat jelas ketika mesin coba dihidupkan. Yang paling sering dilakukan, adalah memperhatikan angka pada avometer saat melakukan starter pada mesin. Jika voltase turun drastis (drop) hingga di bawah 10 Volt, itu adalah indikasi kuat bahwa daya simpan aki sudah lemah.
Kondisi tersebut, mengakibatkan aliran listrik tidak cukup kuat untuk mengaktifkan pompa bensin , sehingga mesin gagal menyala karena bahan bakar tidak masuk ke ruang bakar.
Kalian, bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengeceknya:
- Gunakan avometer atau multitester dan arahkan selektor pada mode DC Volt untuk mengukur tegangan aki.
- Aki yang tampak normal biasanya menunjukkan angka di kisaran 12,4 - 12,7 Volt saat mesin mati.
- Mintalah bantuan orang lain untuk memutar kunci kontak ke posisi start.
- Jika angka turun drastis hingga di bawah 10 Volt, berarti daya simpan aki sudah lemah dan tidak mampu menyuplai listrik ke pompa bensin.
Saat voltase dibawah 10, berarti aki kalian membutuhkan pengisian daya ulang atau penggantian.
Cara Cas Aki Sendiri di Rumah
Pengecasan mandiri merupakan solusi darurat yang paling mudah dilakukan di rumah sebelum kalian memutuskan untuk melakukan servis besar atau membeli aki baru.
Langkah pertama yang dapat kalian lakukan, adalah menyiapkan alat cas baterai khusus aki 12 Volt, lalu hubungkan kabel merah ke terminal positif dan kabel hitam ke terminal negatif aki secara tepat.
Setelah terpasang, colokkan alat tersebut ke sumber listrik rumah, dan pastikan kipas pendingin pada alat bekerja untuk mencegah panas berlebih (overheat). Untuk keperluan darurat, proses pengisian selama 15 menit biasanya sudah cukup untuk menaikkan voltase kembali ke angka aman.
Begitu mesin berhasil hidup segera lepas alat cas pada aki, karena sistem alternator pada mobil akan secara otomatis mengambil alih pengisian daya selama kendaraan berjalan.
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz






















