TRENGGALEK - Jumlah penduduk Kabupaten Trenggalek mengalami kenaikan pada tahun 2025. Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dirilis Direktorat Jenderal Dukcapil, total penduduk aktif tercatat mencapai 747.195 jiwa.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Trenggalek, Ririn Eko Utoyo, menyebut angka tersebut menunjukkan adanya penambahan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah penduduk berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II 2025 yang baru dirilis pekan kemarin, oleh Dirjen Dukcapil, penduduk kami yang saat ini tercatat aktif, sebagai penduduk trenggalek jumlahnya ada 747.195 jiwa,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan DKB Semester II 2024, jumlah penduduk Trenggalek bertambah sebanyak 811 jiwa. Meski demikian, dinamika kependudukan sepanjang 2025 menunjukkan angka perpindahan keluar daerah lebih tinggi dibandingkan yang masuk.
“Ada selisih penambahan dibanding data semester II Tahun 2024 ada penambahan pendudukan sejumlah 811 jiwa, itu dinamikanya di tahun 2025 kemarin selama satu tahun ada penduduk yang pindah datang itu 12.397, untuk pindah keluar itu 13.723 jadi banyak keluarnya,” jelasnya.
Selain perpindahan penduduk, faktor lain yang memengaruhi perubahan jumlah penduduk adalah pencatatan biodata baru dan laporan kematian.
“Pencatatan biodata baru 6.789 jiwa dan pelaporan kematian yang sehingga data di nonaktifkan ada 7.324 jiwa,” tambahnya.
Jika dibandingkan dengan DKB Semester II 2024, jumlah penduduk Trenggalek bertambah sebanyak 811 jiwa. Meski demikian, dinamika kependudukan sepanjang 2025 menunjukkan angka perpindahan keluar daerah lebih tinggi dibandingkan yang masuk.
“Ada selisih penambahan dibanding data semester II Tahun 2024 ada penambahan pendudukan sejumlah 811 jiwa, itu dinamikanya di tahun 2025 kemarin selama satu tahun ada penduduk yang pindah datang itu 12.397, untuk pindah keluar itu 13.723 jadi banyak keluarnya,” jelasnya.
Selain perpindahan penduduk, faktor lain yang memengaruhi perubahan jumlah penduduk adalah pencatatan biodata baru dan laporan kematian.
“Pencatatan biodata baru 6.789 jiwa dan pelaporan kematian yang sehingga data di nonaktifkan ada 7.324 jiwa,” tambahnya.
Kabar Trenggalek - Trenggalekpedia
Editor: Zamz




















