Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Kasus DBD di Trenggalek Awal 2026 Tembus 18, Kecamatan Bendungan dan Dongko Tertinggi

Kasus DBD di Trenggalek capai 18 kasus pada Januari–Februari 2026, Dinkes imbau warga rutin lakukan pencegahan.

Poin Penting

  • Total 18 kasus DBD dalam dua bulan awal 2026
  • Kasus tersebar di 6 kecamatan
  • Warga diminta rutin lakukan pemberantasan sarang nyamuk

TRENGGALEK - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Trenggalek tercatat masih muncul pada awal tahun 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total 18 kasus selama periode Januari hingga Februari.

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Sunarto, menjelaskan bahwa kasus tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.

“Ada, bulan Januari ada 10 kasus dan bulan Februari ada 8 kasus” ujarnya.

Dari data yang dihimpun, kasus DBD paling banyak ditemukan di Kecamatan Dongko dan Bendungan, masing-masing sebanyak lima kasus. Sementara kecamatan lain juga turut menyumbang kasus.

“Kalau kecamatan Watulimo 2 kasus, Dongko 5 kasus, Kampak 1 kasus, Pule 2 kasus, Trenggalek 2 kasus dan Bendungan 5 kasus” jelasnya.

Dinkes menilai angka tersebut masih perlu diwaspadai, terutama memasuki musim yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

ADVERTISEMENT

Untuk menekan penyebaran DBD, masyarakat diminta aktif melakukan pencegahan, salah satunya dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin.

“Tetap melaksanakan pengamatan jentik nyamuk secara rutin dan memperkuat penyebarluasan informasi pemberantasan sarang nyamuk secara benar” katanya

Berikut langkah pencegahan DBD melalui gerakan 3M:

Upaya tersebut meliputi menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta membasmi jentik nyamuk dengan berbagai cara seperti menjaga kebersihan lingkungan hingga menggunakan perlindungan diri dari gigitan nyamuk.

Dinkes berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar kasus DBD tidak bertambah di bulan-bulan berikutnya.

Kabar Trenggalek - Kesehatan

Editor: Zamz