TRENGGALEK – Makanan siap saji yang banyak dijumpai di warung atau saat acara tertentu ternyata tidak boleh dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Para ahli mengingatkan, makanan jenis ini idealnya dikonsumsi maksimal empat jam setelah dimasak agar tetap aman dikonsumsi.
Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Muda, Sirojjudin Latif, menjelaskan makanan siap saji memiliki batas waktu konsumsi yang relatif singkat. Jika dibiarkan terlalu lama, risiko kontaminasi mikroorganisme bisa meningkat.
“Kalau pangan siap saji itu standarnya maksimal empat jam sudah harus dikonsumsi setelah dimasak,” ujar Latif.
Ia menambahkan, makanan yang dibiarkan terbuka tanpa penutup berpotensi terpapar berbagai sumber kontaminasi. Salah satunya dari serangga seperti lalat yang kerap hinggap pada makanan.
“Kalau makanan tidak ditutup ada potensi cemaran mikrobiologi atau dari binatang seperti lalat yang hinggap. Itu bisa menyebabkan kontaminasi pada makanan,” jelasnya.
Menurut Latif, makanan berkuah seperti soto, bakso, atau jenis makanan basah lainnya sebaiknya dikonsumsi saat masih hangat atau panas. Kondisi tersebut dinilai lebih aman karena dapat menekan perkembangan bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan.
“Kalau misalnya makanan seperti soto dan sejenisnya, sebaiknya dikonsumsi hangat atau panas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan, makanan yang dibiarkan lebih dari empat jam berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kondisi ini dapat memicu gangguan kesehatan pada orang yang mengonsumsinya.
“Bakteri yang berkembang bisa menyebabkan diare, sakit perut, dan gangguan pencernaan lainnya,” ujarnya.
Meski begitu, makanan yang sudah dingin dan terlanjur dibiarkan lebih dari empat jam masih bisa dikonsumsi kembali dengan catatan dipanaskan terlebih dahulu hingga benar-benar panas.
“Kalau sudah dingin lebih dari empat jam dan ingin dikonsumsi lagi, sebaiknya dipanaskan kembali terlebih dahulu,” ujarnya.
Kabar Trenggalek - Kesehatan
Editor: Zamz





















