Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Unicorn Ternyata Ada di Dunia Nyata. Emang Bener?

KBRT - Unicorn, merupakan sebuah binatang mitologi yang sangat populer di kalangan anak-anak. Keberadaan binatang satu ini, masih menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan. Namun, tahukah kalian ada binatang di dunia ini yang menyerupai karakteristik unicorn?

 

Selama ini, kita menganggap unicorn sebagai binatang mitologi dari cerita rakyat yang populer di Eropa. Namun, mungkin saja binatang yang satu ini, berasal dari kisah nyata dan memang benar keberadaan nya.

 

Menurut informasi dari national geographic. Selama lebih dari 2.000 tahun, unicorn telah menjadi bagian dari imajinasi manusia. Binatang majestic yang menjadi bagian dari cerita rakyat ini, menjadi sangat populer di kalangan anak-anak.

 

Dari sebagian besar waktu hingga Abad Pertengahan, kisah binatan ini menyebar sangat cepat hingga orang-orang mempercayai bahwa makhluk mitologi unicorn tersebut merupakan sebuah kisah nyata.

 

Menurut World History Encyclopedia, awal munculnya kisah makhluk mitologi unicorn, berasal dari setidaknya 400 SM, yaitu ketika sejarawan Yunani Ctesias pertama kali mendokumentasikan hewan mirip unicorn dalam tulisannya di wilayah India

 

Menurut sejarah yang sudah ada, deskripsi dari unicorn yang diceritakan oleh Ctesias, dapat ditelusuri pada sepanjang abad-abad berikutnya. Bahkan, deskripsi tersebut juga tertulis pada tokoh sejarah terkemuka lainnya, seperti Aristoteles, Pliny the Elder, dan Julius Caesar.

 

Pada pernyataan Julius Caesar, hewan serupa yang mirip unicorn dapat ditemukan di Hutan Hercynian kuno dan luas di Jerman, yang menjadi gambaran bagi orang-orang terdahulu, bahwa legenda unicorn berasal dari kisah nyata.

 

Deskripsi Awal Unicorn

Pada deskripsi tertulis paling awal tentang unicorn. Binatang ini, dikaitkan dengan Ctesias pada tahun 400 SM. Hal ini, diungkapkan oleh seorang dokter dan sejarawan Yunani, yang bertugas di istana Darius II (memerintah 424-404 SM).

 

Ctesias menulis Indica, yang merupakan buku pertama dalam bahasa Yunani tentang wilayah India, Tibet, dan Himalaya.

ADVERTISEMENT

 

Penyebutan pertama tentang hewan mirip unicorn muncul di fragmen ke-25 pada indica. Fragmen tersebut, menyatakan bahwa terdapat beberapa keledai liar di India yang memiliki tubuh lebih besar dari kuda serta memiliki tanduk di tengah dahinya.

 

“Di India terdapat beberapa jenis keledai liar yang ukurannya sebesar kuda dan bahkan lebih besar lagi. Tubuhnya berwarna putih, kepalanya berwarna merah tua, dan matanya berwarna biru tua.”

 

“Mereka mempunyai tanduk di tengah dahi yang panjangnya satu hasta (kira-kira satu setengah kaki); pangkal tanduk ini berwarna putih bersih… bagian atasnya tajam dan berwarna merah tua, dan bagian tengahnya berwarna hitam.”

 

Dalam fragmen tersebut, juga dijelaskan bahwa siapa saja yang minum dari tanduk unicorn, yang dibuat menjadi wadah minum, tidak akan mengalami kejang-kejang atau penyakit kelumpuhan.

 

Dengan deskripsi ini, memang memungkinkan bahwa makhluk ini benar adanya. Hewan berwarna-warni yang dideskripsikan tersebut, kemungkinan besar adalah versi badak India yang aneh.

 

Cula badak di India, dianggap memiliki khasiat penyembuhan dan kadang-kadang dibuat menjadi wadah minum yang dihias dengan tiga pita warna. Meski begitu, kepercayaan terhadap kekuatan penyembuhan magis dari tanduk unicorn, menjadi bagian inti dari kisah cerita unicorn.

 

Dari penjelasan ini, dapat kita simpulkan bahwa mungkin saja, makhluk yang selama ini kita anggap sebagai makhluk mitologi yang majestic ternyata sebuah badak yang sering kita lihat dimana saja.

 

Jadi apakah menurut kalian binatang yang satu ini nyata atau benar adanya?

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz