KBRT - Cuaca ekstrem kembali bikin warga Trenggalek waspada. Angin kencang tiba-tiba menerjang Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Rabu (28/1/2026) sore, menyebabkan lima rumah warga rusak, terutama di bagian atap.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung sangat singkat. Meski cuma hitungan menit, kekuatan angin cukup membuat warga panik dan bangunan rumah tak kuasa menahan terjangan.
Salah satu warga RT 15 RW 03, Khoiriyah, mengungkapkan angin datang mendadak dari arah utara dengan kekuatan tidak biasa.
“Angin dari utara (berhembus) kencang, lalu seakan-akan berputar kembali lagi (ke arah utara),” kata Khoiriyah, Rabu (28/1/2026).
Akibat kejadian itu, atap rumah Khoiriyah rusak, terutama bagian asbes yang terlepas. Ia menyebut, rumah tetangganya juga terdampak cukup serius.
Menurutnya, atap rumah tetangga sempat terangkat, membuat struktur dinding di bawahnya goyah hingga akhirnya roboh.
Warga lain, Juwanik, mengatakan angin kencang tersebut datang begitu cepat dan tak sampai lima menit.
“Langsung seketika berhembus, dari utara berputar-putar naik membawa sampah material lainnya, saat itu gerimis belum sampai hujan,” jelas Juwanik.
Meski berlangsung singkat, kekuatan angin dinilai cukup ekstrem dan menimbulkan kerusakan yang tidak sedikit.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Trenggalek. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas siklon tropis Luana yang memengaruhi pola angin di wilayah selatan Jawa Timur sejak Jumat (24/01/2026).
Ketua Tim Kerja Meteorologi BMKG Juanda, Andri Wijaya, menyebut kecepatan angin dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi dan masih berpotensi berlanjut.
“Untuk sepekan ke depan, kami masih terus memantau perkembangan siklon tropis yang ada. Kecepatan angin di wilayah Trenggalek umumnya berada di atas 35 knot atau sekitar 50 hingga 60 kilometer per jam, sehingga tergolong cukup kencang,” ujar Andri, Senin (26/1/2026).
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah rawan, dan segera mengamankan benda-benda yang berpotensi terbawa angin.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz





















