KBRT - Vivo kembali menggebrak pasar entry level melalui perilisan Vivo Y31D Pro yang membawa kombinasi spesifikasi cukup unik untuk standar tahun 2026. Berbeda dengan seri Y pendahulunya, ponsel ini menjadi sorotan karena menjadi salah satu perangkat kelas terjangkau pertama yang mencicipi antarmuka OriginOS 6.
Strategi Vivo kali ini nampaknya sangat fokus pada pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan jarang memiliki waktu untuk mencari stop kontak, namun tetap menginginkan sistem operasi yang stabil dan modern dalam genggaman mereka.
untuk detail lebih lanjutnya, simak ulasan spesifikasi dibawah ini:
Daftar Isi [Show]
Desain dan Kapasitas Baterai
Nilai jual utama yang langsung terasa saat pertama kali menggenggam Vivo Y31D Pro adalah ukurannya yang cukup tebal dan berat, namun secara fungsionalitas memang diperlukan untuk menampung baterai raksasa 7.000 mAh.
Dengan daya sebesar ini, ponsel tersebut menjadi solusi nyata bagi para pengguna yang sering mengeluh kehabisan baterai di tengah hari, karena kapasitasnya diklaim mampu bertahan hingga dua hari untuk pemakaian normal.
Menariknya, meskipun baterainya jumbo, Vivo menyertakan teknologi 90W Flash Charge di dalam paket penjualan yang mampu mengisi daya dengan sangat kencang.
Spesifikasi Layar
Beralih ke sektor visual, Vivo Y31D Pro menggunakan panel IPS LCD berukuran sekitar 6,8 inci yang sudah mendukung refresh rate tinggi mencapai 120Hz untuk pergerakan layar yang mulus. Namun, demi menjaga efisiensi kinerja chipset, Vivo mengambil langkah berani dengan hanya memberikan resolusi 720p atau HD+.
Meskipun bezel bagian bawah atau dagu ponsel ini masih terlihat cukup tebal khas HP zaman dulu, kualitas reproduksi warnanya tetap terjaga dengan baik untuk kebutuhan menonton video atau sekadar scrolling media sosial.
Performa Chipset dan OS
Satu hal yang cukup mengejutkan, adalah bagaimana Vivo berhasil mengoptimasi antarmuka OriginOS 6 agar berjalan lancar di atas chipset Snapdragon 685 4G yang secara umur sudah cukup tua.
Performa harian ponsel ini, terasa sangat stabil berkat dukungan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 256 GB yang sudah menggunakan standar UFS, sehingga proses buka tutup aplikasi tidak terasa lambat atau patah-patah.
Penggunaan resolusi layar yang rendah, justru menjadi keuntungan nagi pengguna karena memberikan ruang napas bagi chipset untuk merender grafis dengan lebih ringan, membuat pengalaman navigasi di OriginOS 6 terasa lebih responsif dan ramah bagi pengguna.
Kualitas Kamera dan Fitur Pendukung
Untuk urusan fotografi, Vivo Y31D Pro dibekali kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Omnivision untuk menghasilkan foto yang cukup layak di kondisi pencahayaan terang.
Meski sektor kamera bukan menjadi fokus utama, Vivo tidak pelit dalam memberikan fitur pendukung lainnya seperti hadirnya NFC untuk kebutuhan transaksi digital serta Stereo Speaker yang volumenya bisa ditingkatkan hingga 400%.
Kekurangan
Dibalik segala keunggulannya di sektor daya, terdapat beberapa kekurangan yang patut dipertimbangkan seperti kualitas audio stereo yang cenderung terdengar tipis atau cempreng saat volume maksimal.
Selain itu, penggunaan panel IPS LCD membuat warna hitam tidak sepekat layar AMOLED dan masih terdapat sedikit bayangan atau shadow di area sekitar kamera dan pinggiran layar.
Bobotnya yang cukup berat dan dimensi yang tebal juga bisa menjadi kendala bagi kalian, yang lebih menyukai ponsel ramping dan ringan untuk dimasukkan ke dalam saku celana.
Terakhir, penggunaan chipset Snapdragon 685 mungkin akan terasa mulai kewalahan jika dipaksa untuk menjalankan game dengan grafis berat selama penggunaan jangka panjang.
Spesifikasi Teknis
Kategori | Detail Spesifikasi |
Chipset | Snapdragon 685 4G (Entry Level) |
Sistem Operasi | OriginOS 6 (Berbasis Android Terbaru) |
RAM | 8 GB LPDDR4X |
Penyimpanan Internal ADVERTISEMENT | 256 GB UFS (High Speed Storage) |
Kapasitas Baterai | 7.000 mAh (Ultra Large Battery) |
Pengisian Daya | 90W Flash Charge (Adapter Include) |
Layar | 6.78 Inci IPS LCD |
Resolusi Layar | 720 x 1600 piksel (HD+) |
Refresh Rate | 120Hz (Standard 90Hz) |
Kamera Utama | 50 MP (Omnivision) |
Kamera Sekunder | 0.8 MP (Auxiliary Lens) |
Audio | Dual Stereo Speakers (Volume up to 400%) |
Ketahanan | Sertifikasi IP68 & IP69 (Tahan Air & Debu) |
Keamanan | Side-Mounted Fingerprint (Power Button) |
Konektivitas | NFC, USB Type-C, Bluetooth, WiFi |
Slot SIM | Dual SIM (Tanpa Slot MicroSD/Hybrid) |
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz





















