PANGGUL, TRENGGALEK – Safari Ramadan Pemkab Trenggalek tahun 2026 tidak hanya berisi agenda silaturahmi. Pemerintah daerah juga membawa langsung berbagai layanan publik ke desa melalui program Makaryo Ning Desa Hebat (Mening Deh).
Kegiatan yang digelar di Masjid Jami’ Darussalam, Desa Kertosono, Kecamatan Panggul itu dihadiri Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Soepriyanto, yang mewakili Bupati Trenggalek.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan pemerintah tanpa harus datang ke kantor pelayanan di kota.
Beberapa layanan yang disediakan antara lain administrasi kependudukan (Adminduk), cek kesehatan gratis, layanan sosial, pemeriksaan kesehatan hewan, hingga Samsat keliling.
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, terutama pada layanan pengajuan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengaktifkan kembali kepesertaan yang sebelumnya dinonaktifkan oleh pemerintah pusat.
Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto mengatakan, pelayanan langsung di desa menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Pak Bupati menginstruksikan untuk kegiatan pelayanan Mening Deh dalam kegiatan Safari Ramadhan. Di Kecamatan Panggul saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan pelayanan ini dengan baik, memgingat jarak tempuh Panggul yang cukup jauh dengan kantor-kantor pelayanan kita,” ujarnya di Masjid Jami’ Darussalam, Kamis (05/03/2026).
Ia menambahkan, berbagai layanan sengaja dihadirkan agar masyarakat bisa mengurus kebutuhan administrasi sekaligus mendapatkan layanan kesehatan.
“Hari ini juga ada dari tim kesehatan hewan yang keliling ke rumah-rumah warga yang melakukan pengobatan utamanya pencegahan PMK. Kemudian tadi juga ada layanan Dinas Sosial, dimana banyak warga masyarakat yang mengajukan pengaktifan kembali BPjS Kesehatan,” imbuhnya.
Selain itu, Sekda juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait keterbatasan blangko e-KTP yang saat ini terjadi secara nasional, termasuk di Kabupaten Trenggalek.
Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menyosialisasikan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pajak kendaraan bermotor. Ia menyebut, tidak ada kenaikan pajak kendaraan bermotor di Jawa Timur seperti yang terjadi di beberapa daerah lain.
Pemkab berharap masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan tersebut dengan tetap tertib membayar pajak kendaraan.
Di akhir kegiatan, Sekda Trenggalek juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong. Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan tetap berjalan.
Kabar Trenggalek - Politik
Editor: Zamz




















