KBRT - BYD M6 telah menjadi inovasi baru, sebagai mobil keluarga listrik (MPV EV) pertama di Indonesia yang menawarkan kapasitas 6 hingga 7 penumpang. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak calon konsumen mulai melirik unit stok lama tahun produksi 2025, atau unit bekas untuk mendapatkan penawaran yang lebih kompetitif.
Sebelum kalian memutuskan untuk meminang mobil listrik ini, berikut adalah panduan lengkap mengenai harga dan poin-poin krusial yang perlu dipertimbangkan.
Perbandingan Harga Unit Baru dan Bekas
Untuk unit baru tahun 2026, BYD M6 dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp 383 juta hingga Rp 423 juta. Namun, jika kalian menemukan unit sisa stok tahun 2025, dealer seringkali menawarkan program promosi yang sangat agresif.
- Promosi agresif tersebut, meliputi sebagai berikut:
- Dealer biasanya memberikan diskon atau program khusus untuk menghabiskan stok tahun sebelumnya.
- Tersedia opsi DP rendah mulai dari 10-15% (sekitar Rp 35 jutaan) atau cicilan dengan bunga 0% untuk tenor tertentu.
- Beberapa program dealer, memungkinkan konsumen membayar sekitar Rp 160 jutaan di awal tanpa cicilan bulanan selama setahun pertama.
Hal Penting Ketika Membeli BYD M6
Membeli mobil listrik, terutama unit bekas atau stok lama, memerlukan ketelitian lebih dibandingkan mobil konvensional. Berikut aspek yang wajib kalian cek:
Varian dan Kemampuan Tempuh
BYD M6 hadir dalam tiga tipe utama: Standard, Superior, dan Superior Captain Seat. Varian ini, tentunya akan menentukan harga mobil bekas yang akan kalian beli. Mobil ini, memiliki jarak tempuh sekitar 420 km dalam varian standarnya sehingga cocok untuk dijadikan sebagai mobil harian.
Kesehatan Baterai
Sebelum membelinya, pastikan juga kalian menanyakan sisa jarak tempuh aktual. Unit Superior diklaim mampu mencapai 530 km dalam kondisi penuh, namun angka tersebut dapat berubah seiring kondisi kesehatan baterai yang dimilikinya.
Infrastruktur Pengisian Daya
Perlu diingat bahwa tidak semua pembelian unit (terutama unit promo tertentu) sudah termasuk paket wall charger gratis.
Jika unit tidak menyertakan wall charger, kalian harus menyiapkan biaya tambahan untuk pembelian alat dan pemasangan di rumah.
Pemasangan wall charger biasanya memakan waktu antara 2 minggu hingga 3 bulan, tergantung koordinasi dengan PLN.
Garansi dan Maintenance
Salah satu keuntungan besar BYD M6 adalah program Free Maintenance selama 4 tahun atau 60.000 km. Pastikan unit yang kalian beli masih memiliki sisa kuota servis gratis tersebut untuk menghemat biaya operasional ke depan.
Keuntungan Operasional
Salah satu pertimbangan terkuat untuk membeli BYD M6 adalah biaya pajaknya. Meskipun harga mobilnya mencapai Rp 400 jutaan, pajak tahunan (STNK) sangatlah murah, yaitu sekitar Rp 140 ribu per tahun. Biaya ini jauh lebih rendah dibandingkan mobil bensin di kelas yang sama.
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz




















