Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Fungsi Radiator Pada Mobil

KBRT - Untuk memastikan mesin kendaraan tidak mengalami overheat, diperlukan sistem pendingin yang disebut dengan radiator. Alat ini, berguna untuk mengatur suhu kendaraan tetap ditingkat yang stabil.

 

Mesin yang terus-terusan melakukan pembakaran, tentunya akan memiliki suhu yang sangat tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, radiator datang sebagai solusi alat pendingin yang bekerja mendinginkan mesin.

 

Radiator, merupakan salah satu komponen penting pada mesin kendaraan, karena komponen ini berperan sebagai sistem pendingin untuk menjaga suhu mesin tetap aman. 

 

Radiator biasa, bekerja  mengandalkan cairan yang sering disebut sebagai coolant atau air radiator. Coolant sendiri, merupakan cairan khusus yang dirancang untuk menjaga suhu mesin selalu stabil.

 

Apa Itu Radiator

Radiator, merupakan alat yang berguna untuk memindahkan panas dari satu medium ke medium lainnya. Hal ini, dilakukan dengan tujuan untuk mendinginkan medium tersebut. Alat ini, mampu menyerap energi panas pada mesin kendaraan untuk distabilkan.

 

Keberadaan radiator pada kendaraan akan mengatasi panas berlebih pada mesin kendaraan. Dengan peran penting tersebut, mobil tidak boleh dijalankan tanpa adanya radiator karena jika dilanggar akan membuat komponen lain pada mesin rusak.

 

Radiator pada mobil, terdiri oleh berbagai komponen penting. Semua komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing yang saling terhubung. Bagian penting yang ada di radiator antara lain adalah seperti berikut ini 

 

ADVERTISEMENT
  • Upper tank atau tangki pada bagian atas

  • Lower water tank atau tangki pada bagian bawah

  • Radiator core atau tangki pada bagian tengah

 

Jika ada salah satu komponen radiator mengalami kerusakan, maka akan sangat berpengaruh terhadap kinerja radiator dalam melakukan pendinginan komponen mesin kendaraan.

 

Cara Kerja Radiator Mobil

Radiator, akan bekerja saat mesin mobil dinyalakan. Ketika proses pembakaran berjalan, mesin akan meningkatkan suhu hingga sangat tinggi, yang membuat mesin membutuhkan coolant radiator agar suhu tetap stabil. 

 

Ketika radiator berjalan, ada beberapa komponen yang ikut bekerja di dalamnya. Di antara  lain adalah air radiator, selang untuk menyalurkan coolant, kipas radiator, serta thermostat untuk memantau suhu coolant.

 

Saat bekerja, air radiator akan mengalir melewati selang radiator pada mesin kendaraan dan menyerap panas yang berlebih kemudian kembali lagi ke radiator. Selanjutnya, sirip atau kipas radiator mobil akan melepaskan panas dari pendingin ke udara.

 

Ketika air sudah dingin kembali, maka air akan kembali mengitari mesin untuk menyerap panas mesin kembali. Cara kerja sistem pendingin ini akan terus berulang untuk memastikan suhu mesin agar selalu stabil sehingga mesin kendaraan tidak akan mengalami overheat.

Kabar Trenggalek - Teknologi

Editor: Zamz